HOME
Perkenalkan saya adalah Mansur Mashuri, memiliki Istri satu Ika Rahmawati Hilal (Tukang Photo), Alhamdulillah Ahad 4 Januari 2009 Kemarin jam 1.20 wib telah Lahir dengan Selamat Putra Kami yang Pertama . Ku Beri Nama (DANISH HILMAN FATHI).
Nama itu ditujukan untuk anakku Supaya Kelak, Dia Orang Yang Berpengetahuan Luas, Dapat Secara Bijaksana Memakmurkan Bumi,HIngga Dapat Menjadi Pembuka Kemenangan dalam Setiap Massanya. Ar-Rijal yang tangguh.
Saya sendiri Sekarang berprofesi sebagai Tukang Riset di Yayasan Riset Pembangunan Indonesia, Jadi Tukang Kelapa, karena banyak mengolah aneka produk dari Kelapa. Insyaallah Ingin juga jadi Juragan Bakso… Amiiin.
Silahkan Saudaraku mampir di Blog tercinta ini, salam hangat.
email : mansur_mash@yahoo.com
41 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
kangmansur | Desember 20, 2008 at 3:08 am
Membedah Potensi Kelapa
Memberdayakan Masyarakat
Meninggikan Harkat Petani dan Bangsa
2.
sukarman | Desember 27, 2008 at 4:26 am
Pelatihan bisa dilakukan di tempat kami pa.
di Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu Yogyakarta
Jl.Nitikan Baru 09 Yogya
Biayanya 1.500.000,-
Konfirm bisa lewat saya.
nuwun
3.
kangmansur | Desember 27, 2008 at 9:52 am
Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu Biasa memberikan Training tentang Pengolahan Arang tempurung untuk dijadikan asap cair, briket dll.
kalau bapak ingin ikuti pelatihan tersebut, silahkan bisa mengagendakan sendiri waktunya, kami siap membantu.
kontak saya di 081328042283
atau bisa datang langsung ke kantor di
Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu Yogyakarta
Jl. Nitikan Baru no 9 Yogyakarta.
4.
ptp2007 | Januari 5, 2009 at 9:00 pm
katur kang mansur
blog ini sudah saya tautkan di saya http://ptp2007.wordpress.com dan juga di istri saya http://sumarsih07.wordpress.com
saya punya usul gimana kalau isinya jangan dicampur-campur. jdi tetap tentang kelapa. untuk opini umum yang tentang kelapa misal kisah lucu seputar kelapa, plesetan kelapa atau sejarah kelapa?
salam buat nyonya dari kakaknya di namce
wassalam
Wassalam. wr.wb.
matur nuwun atas pa usulannya…
saya masih cari-cari format blog pa,
sebenarnya kenapa ada energi disitu, karena dari kelapa juga menghasilkan energi, seperti bioetanol dan biodiesel. saya belum mereview semua ttg arah blog ini. dan namun mungkin formatnya harus tetap di update dan disesuaikan.
sekali lagi matur nuwun.
Wassalam
5.
ananto | Januari 8, 2009 at 10:31 pm
mas asap cair kalo awet cuma 1 – 2 hari kok gak menarik ya.. itu mah sudah biasa tanpa asap cair pun pake es ya bisa 2-4 hari ( ikan, ayam, daging dll) lha penelitian jangan cuma dari sudut ilmiah tapi juga komersilnya dong, mas…
Piye ben makanan tersebut denga asp cair bis 7 sampai 20 hari awet, baru menarik untuk usaha…
oke mas by the way suwun, ya
#untuk Mas Anto
Ok. thanks atas kritikannya,
silahkan baca penjelasan saya ttg penggunaan asap cair stelah ditambah dengan es.
Nuwun
#dari Mas ANANTO Lagi#
saya ambil dari email
Mas Mansyur yang pinter,
#he he, aku pinter… ndak mas, saya hanya mencoba jadi seperti ORANG PINTAR. BELAJAR mas..#
He he he dengan kritikan ku rupanya keluar juga
kemarahan intelektual dan ilmiah nya, Setuju mas
dengan analisa tersebut, jadi tetap pake es kalo untuk
makanan yang terkait.
#Marah secara Intelektual..?
Istilah baru neh…, mungkin wajar kali ya, kalau orang itu ingin pembuktian diri. tapi menurut saya bagus, biar ada kompetisi ilmiah, Jangan KOmpetisi Para Caleg saj. hasilnya juga belum tahu bagus. #
Nah mas, ini sharing aja dan sekaligus mancing
kemarahan maketing nih, kok aku nyoba merubah
kebiasaan pengiolah jenis makanan terkait tersebut kok
angel banget yoo… meskipun dari 10 orang yang aku
lakukan demo langsung 3-4 yang akhirnya tertarik pake.
# Kemarahan Marketing, Baru Lagi nih, Boleh juga kemampuan Verbalnya,
Mas, kata ilmu marketing, bukan seberapa banyak hasil yang kita peroleh dari produk kita, tapi katanya seberapa banyak kenal orang tentang produk kita, hingga akhirnya orang mau juga beli, gmana..? #
So ada dong kiat kiat njenengan untuk menarik mereka
supaya TRIAL, REPEAT dan kemudian jadi LOYAL
USER/CONSUMER…
#di PPKT (pusat pengolahan Kelapa terpadu) sudah lama sosialiasi ttg asap cair, sejak tahun 2004 an. hasilnya, belum sedahsyat yang kita inginkan. tetapi kami secara konsisten sosialiasi ke media, teman, akademisi, sekarang alhamdulillah penjualan asap cair kami meningkat. apalagi setelah kemarin dapat liputan dari trubus edisi Desember 08. dengan alamat .
kami semakin banyak penjualan mas.
banyak permintaan untuk berbagai kebutuhan, mulai untuk makanan, untuk penggumpalan karet, ada yang dijual lagi, ikan, dan lain sebagainya#
He he he pripunn mas.. ????
Saya seneng ngritik sampeyan, supaya lebih “marah
intelektualnya” lebih keluar lagi.
#Ayo.. ayo… tetep kunjungi blog ini mas http://produkkelapa.wordpress.com, tidak masalah kalau harus membuat “adrenalin intelektual” saya naik lagi. #
matur nuwun mas..
Sami2x …
6.
kangmansur | Januari 9, 2009 at 10:02 am
Untuk mas Anto. . thanks atas kunjungannya..
memang, keakuratan dan keunggulan hasil penelitian itu harus memiliki nilai keekonomian. sepakat saya.
terima kasih telah membaca dan mengingatkan saya tentang hasil penelitian itu.
ada hasil penelitian yang belum saya masukkan ke dalam tulisan-tulisan ttg asap cair, yaitu tentang efektifitas pengawetannya.
diawal memang saya hanya memasukkan keawetan jika HANYA asap cair.
jika kita menambahkan asap cair dengan es, maka keawetannya jauh lebih lama jika hanya menggunakan es saja.
saya berikan daftar tentang keawetan penggunaan asap cair setelah ditambah dengan es.
Treatmen pada ————— Tanpa es —— dengan es
1. Ayam ———————> 18 jam ——-> 8 – 13 hari
2. Ikan Segar ————–> 2 hari ——-> 13 hari
3. Ikan Asin ————- > 1 bulan ——-> 2 bulan
4. Ikan Pindang ———–> 3 hari
5. Mie Basah —————-> 4 hari
6. Bakso ———————> 2 hari
7. Tahu ———————-> 3 hari
Untuk kasus bakso, kami tidak merekomendasikan memakai es, karena jika pakai es atau di freezer, rasa daging berkurang, tentu akan mengurangi TASTE-nya.
Mas ananto dengan menambahkan asap cair ke dalam makanan, dari data peneletian yang terbaru, ternyata memberi nilai keekonomian yang cukup lumayan. Coba bandingkan jika kita hanya memakai es, Jika dibandingkan dengan pengalaman Mas Ananto, untuk mengawetkan daging dengan es saja bisa sampai 4 hari, namun jika ditambahkan dengan asap cair bisa bertambah 13 hari, keekonimian bertambah 200%.
Hal ini akan mengurangi penggunaan es selama 2 hari.
kalau untuk 1 kali pengawetan daging kita butuh es 10 kg dngan harga per kg 1.000,- = 10.000,-
maka jika menggunakan asap cair cukup membutuhkan uang sebanyak Rp. 4000,-
monggo silahkan dicoba pa…
semoga bapak belum puas atas penjelasan saya,
kita terima saran dan kritik.
makasih.
7.
kangmansur | Januari 9, 2009 at 12:18 pm
untuk Mas Anto Lagi…
itu ada penjelasan dari Kawan Peneliti saya tentang asap cair, semoga semakin tidak PUAS.
Ok matur Thank YOU.
8.
Maman Firmansyah | Januari 13, 2009 at 6:01 am
First of all, selamat atas kelahiran jundi-nya, semoga jadi anak yang sehat selalu…
Wah, ternyata Kang Mansur ini udah banyak banget kegiatannya, salut deeh…
Keep in touch…
matur tanks you…
Selamat ya sudah bisa nembus batas negara… bawa 1 kloter keluarga lagi.
dulu.. aku pernah punya cita-cita ingin sekolah di sedney atau kota-kota lain di Australia. kamu dah duluan man, ok selamat2x. bawa harum nama negara ya…
9.
Ari wibowo | Januari 15, 2009 at 9:24 am
Mas manshur kalo mau bikin taste dalam masakan berasa asap sebaiknya pakai yang mana…terus di jakarta bisa beli dimana?
>
>
>
>
Untuk Mas Ari
#Terima kasih atas kunjungannya mas Ari.
Biasanya, penggunaan asap cair untuk masakan, menggunakan asap cair grade 2.
asap cair grade dua adalah adalah hasil asap cair grade 3 yang dimurnikan lagi.
kami menjualnya di Yogyakarta seharga 20.000/liter.
untuk masakan, tergantung masakan apa yang akan kita beri perlakuan.
daging, bakso, ikan, mie atau yang lainnya. untuk lebih jelas silahkan klik aplikasi penggunaan asap cair di blog ini. beberapa klien kami sudah banyak memakainya, antara lain untuk barbaque dll.
untuk Jakarta, kita dah ada agen
atas nama : Ibu Leonita
alamat : Pesona Depok Estate Blok L4
Jl. Margonda Raya no 45 Depok
No Hp. 0816132532
atau bisa langsung melakukan pemesanan ke kantor kami di Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu Yogyakarta
atau via HP saya : 081328042283 (mansur)
Terima kasih.
.
10.
Djatnika Soekarta | Februari 5, 2009 at 7:28 am
Pak Mansur,
Luar biasa hasil penyelidikan yang bapak lakukan dalam mendukung pengembangan pemakaian bio ethanol. Mudah2an akan bermanfaat bagi kita semua.
Selanjutnya saya akan ke Jogja akhir bulan ini, 26 Febr. sampai 1 Maret. Saya mau kenalan dengan bapak. Mudahan bapak ada waktu.
Salam Kenal.
Djatnika Soekarta
T: 021 424 0810
E: d_soekarta@yahoo.com
M: 0816 923 810
>
>
Yth. Pa Jatnika,
Saya berterimakasih atas apresiasi thd blog dan tulisan2 saya pa..
ya mudah2an kita bisa saling berbagi ilmu dan manfaat pa.
ke Jogja pa, boleh pa saya juga ingin ketemu.
nanti kalau sudah sampai jogja, saya tunggu konfirmasinya
makasih.
11.
bahtiar hamzah | Februari 14, 2009 at 11:50 pm
asl.saya sangat tertarik dengan apa yang dipaparkan tentang produk kelapa dan turunanya,saya dari kab.indragiri hilir riau yang merupakan daerah yang hampir 70% masyarakatnya adalah petani kelapa tapi hasil turunan kelepe blm tergarp maksimal.mohon informasi perusahaan yang bergerak dipengelolaan turunan hasil kelapa dan bisa diajak untuk berinvestasi ditempat kami.
>
>
Wassalam Mas Bahtiar.
Anda semestinya bersyukur dengan kekayaan alam yang melimpah itu. sekarang tugas anda untuk mengolah kekayaan alam tersebut. pemerintah setempat harus dilibatkan mas. ajukan proposal untuk pengolahan kelapa terpadu. saya bisa bantu anda. insyaallah.
Saya sekarang bekerja di Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu Yogyakarta, Siap membantu daerah yang membutuhkan tenaga ahli yang mampu mengolah kelapa. kami telah berpengalaman membina dan melatih teman2 dari seluruh indonesia untuk mengolah kelapa secara terpadu.
produk-produk yang telah kami kembangkan antara lain :
1. Asap cair dari tempurung kelapa (dapat digunakan untuk pengawet makanan, pengawetan kayu, penggumpalan karet (cocok untuk daerah Riau)
2. Kosmetik Sehat dari minyak kelapa
3. Minyak sehat kelapa
4. Virgin Coconut Oil
5. Pengolahan Kerajinan dari Batok kelapa
6. Briket Arang kelapa
7. Nata De Coco dll
kami menyediakan pelatihan, penyediaan alat, konsultan di Lapangan untuk mengolah kelapa secara terpadu.
Demikian mas Hamzah, untuk lebih jelas, kita bisa Chating di YM email saya : mansur_mash@yahoo.com
Wassalam
12.
Baskoro | Maret 8, 2009 at 12:55 am
Salam,.
Mas mansur, saya dengan dari kawan bahwa asap cair dapat diaplikasikan untuk getah karet:
1. Kegunannya untuk apa pada getah karet?
2. Bagaimana cara pengaplikasiannya..?
3. Dosisnya bagaimana..?
4. Apakah sudah ada penelitiannya sampai kesana..?
mohon pencerahannya..
selamat untuk hadirnya blog ini, isinya fokus, dan dapat dijadikan sumber informasi yang berguna untuk orang lain.
sekali lagi selamat untuk anda
Wassalam
Baskoro
Malaysia
+60179588728
13.
kangmansur | Maret 11, 2009 at 6:05 am
Salam kembali mas Baskoro…
senang bisa jumpa lagi
1. asap cair grade 3 bisa untuk penggumpalan getah karet mas. hasilnya Bagus.
2. aplikasinya dicampur saja, kalau biasanya pake asam semut, maka dicampur dengan asap cair 50:50
3. dosis bisa 50:50, 45:55
4. sudah ada, kami sudah melakukannya, hasilnya.. warna karet lebih cerah, tidak berbau, lebih awet, kekenyalan meningkat
gmana…?
14.
sigit | Maret 23, 2009 at 8:07 pm
Salam kenal kang mansyur..
Wah, luar biasa!!
Kelapa bisa begitu luar biasa.
Secara, Indonesia itu punya banyak sekali pohon kelapa.
regards,
sigit
15.
kangmansur | Maret 24, 2009 at 7:47 am
salam kenal kembali mas Sigit..
16.
pakhanung | Maret 24, 2009 at 11:45 am
assalamu’alaikum wr wb
syukron silaturrahminya ke blog sederhana saya, sebenarnya saya alumni tekim yang blm bisa merealisasikan ilmu yang saya terima … jadi malu … saya sangat terkesan dengan pa yang Mas haturkan diblog … semoga bisa berlanjut silaturrahminya …
17.
kangmansur | Maret 24, 2009 at 9:15 pm
Wassalam. pak hanung, wah senang saya bisa ketemu dengan mantan Orang TEKIM. Jarang2 lho.. alias manusia Langka.. He2x..
Ayo mas, belum terlambat kok untuk ngelanjutin idealismenya di Tekim
Insyaallah kita bisa sharing pak.
Jzklh Khair.
18.
mukti | Maret 28, 2009 at 10:02 pm
assalamu’alaikum wr.wb
mas mansyur,tolong dijelaskan lebih terinci pemanfaatan asap cair utk membekuan lateks karet. pada penjelasan mas mansyur diatas dikatakan campuran asapcair:asam semut dgn perbandingan 50:50, atau 45:55.saya ingin menanyakan :
1. pada saat pencampuran tsb, berapa kadar asapcair&air dan berapa kadar asam semut&air?
2. berapa kg lateks yg dapat beku pada 1 liter campuran asapcair&asamsemut ?
terimakasih banyak atas perhatiannya
salam
19.
Rangon el Tobor | Maret 31, 2009 at 9:06 am
Matur nuwun komènt-nya, Kang Mansur. Tapi karena tulisan saya “IM-3″ (saya pikir) terlalu luas, maka saya umpetin dulu.
Selamat membamgun, moga Danish Hilman menjadi pionir bagi zamannya. Amien
20.
Abidanish | Maret 31, 2009 at 3:06 pm
Makasih kembali pak..
21.
sukarman | April 10, 2009 at 11:17 am
artikel tentang nata de coconya tambahin dong pak, saya baru produksi kopra, pengen mulai produksi nata de coco dan asap cair.mungkin bisa bantu untuk pemasarannya pak???
22.
Abidanish | April 13, 2009 at 5:15 pm
wah makasih atas perhatiannyanya.
lama saya gak online.
23.
heru agus istiawan | April 27, 2009 at 11:05 pm
kalo dab-dab jogja bilang Top Markotop…. jikA memang mas mansur bisa bantu kerjasama tuk pengolahan kelapa terpadu, tar tak kabarin dulu ama Pemda-ku tuk bisa kerjasama ya mas..
24.
heru agus istiawan | April 27, 2009 at 11:05 pm
sekalian pemasarannya gitu mas???
25.
Abidanish | Mei 2, 2009 at 7:47 am
bisa pak, nanti kita bantu. nuwun
26.
David | Mei 13, 2009 at 1:39 pm
Mas Mansur yth,
Saya dari Balitung yg notabene adalah pulau penghasil timah pd jaman Soeharto. Tapi skr sudah tidak aktif lagi ptnya, yg ada hanya pohon kelapa. Saya tertarik membantu masyarakat setempat utk mengolah produk2 dr kelapa. Yg ingin saya tanyakan adalah;
Berapa banyak butir kelapa yg dibutuhkan untuk membuat:
1. 1 liter VCO
2. 1 liter asam cuka
3. 1kg nata de coco
4. 1kg coco fiber
5. 1kg coco peat
6. 1kg arang batok
7. 1 liter asap cair
Menurut pengamatan saya yg banyak dibahas sama Mas dkk adalah arang dan asap cair, bagaimana dengan sabutnya yg juga dapat menghasilkan coco fiber dan coco peat?
Atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih.
Hormat saya,
David Van Dyke.
27.
Abidanish | Mei 18, 2009 at 10:20 pm
Mas David yth…
Senang saya bisa bertemu dengan orang yang punya semangat membangun spt bapak. baik akan saya jawab singkat ya pertanyaan bapak.
1. 1 liter VCO dihasilkan dari kelapa yang tua, kering pohon sekitar 8-10 kelapa (tergantung besar kecilnya kelapa)
2. 1 liter asam cuka, dapat dihasilkan dari air kelapa atau asap cair, hanya saya belum tahu pasti besarannya.
3. 1 kg nata de coco diperoleh dar 8-10 kg air kelapa
4. Coco fiber dan Coco peat saya belum ada data
5. 1 kg arang batok dihasilakan dari 3-4 kg tempurung kering
6. 1 liter asap cair diperoleh dari 3-4 kg arang tempurung.
makasih
28.
David | Mei 19, 2009 at 9:29 am
Mas Mansur yg baik,
Terima kasih banyak atas jawaban yg mas berikan walaupun tidak semua tapi saya cukup puas. Satu lagi yg jadi pertanyaan saya adalah jika coco fiber dan coco peat belum dimanfaatkan di sentra kelapa di Jogja, lalu dikemanakan? Sayang sekali jika dibuang, karena coco fiber dan coco peat juga mempunyai komoditi ekspor yang tidak kalah bagusnya dengan VCO dan arang batok.
Sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih.
Wassalam,
David Van Dyke
29.
Abidanish | Mei 19, 2009 at 9:47 pm
Mas David, sebetulnya Cocopeat dan Cocofiber sudah dimanfaatkan oleh teman2… hanya memang saya tidak punya datanya. mereka juga mitra kita.
30.
zalie | Mei 29, 2009 at 12:24 am
Salam kenal untuk mas Mansur yang mencerahkan masyarakat Perkelapaan Indonesia.
Saya tertarik untuk mengembangkan produk turunan kelapa di daerah saya, untuk itu saya mohon saran, bantuan atau rekomendasinya.
Trim’s
Wassalam
zalie
31.
Abidanish | Juni 2, 2009 at 1:57 pm
Pa Zali bisa kontak saya di 081328042283
32.
faisal | Juni 12, 2009 at 5:21 pm
salam kenal mas mansur…..
saya adalah salah satu masyarakat aceh yang telah megembangkan teknologi asap cair dan bisa dikatakan yang pertama di aceh,yang perlu saya tanyakan adalah bagaimana cara menyaring asap cair yang digunakan untuk karet supaya getah karet yang menggunakan asap cair tidak menimbulkan warna kecoklat coklatan,saya mohon petunjuknya.
33.
Abidanish | Juni 13, 2009 at 8:36 am
diendapkan 1 minggu, dihilangkan ternya.
sebenarnya memakai asap cair grade 3, menghasilkan warna karet yang lebih cerah pak.
silahkan untuk bisa mencoba-coba sendiri, untuk dapat hasil yang maksimal.
34.
faisal | Juni 13, 2009 at 2:12 pm
menurut sepengetahuan bapak bagaimana hasil ataupun kadar karet yang menggunakan asap cair,maksudnya karet yang kualitasnya di level berapa.karena pengalaman saya dilapangan karetnya lebih padu tetapi warnanya karet menjadi kecoklat – coklatan,apakah hal ini tidak berpengaruh pada kualitas karet
35.
lukmanul hakim | Juni 17, 2009 at 1:32 pm
dimana saya bisa memasarkan minyak nilam produksi kami, dengan
apakah ada yang tahu untuk penampung kapasitas kecil? lokasi kami di sulteng (palu). dan berapa harga jual/beli
minyak nilam saat ini?
Terima kasih atas bantuannya
36.
Abidanish | Juni 25, 2009 at 7:34 am
Pak Lukman,
saya mohon maaf kurang mengetahui ttg produksi nilam.
sebagai informasi, silahkan bapak masuk ke yahoogroup dan emailkan ke Atsiri-Indonesia@yahoogroups.com.
makasih sudah mampir pak.
37.
herfia | Juli 20, 2009 at 1:41 pm
Salam kenal pak…
Kunjungan perdana saya….
Informasi yang ada bermanfaat semua…
Topiknya bagus-bagus…
Kalo boleh dan gak ngerepotin…
Saya mau titip link saya di blogroll…
Masih adakah tempat buat link saya…
Saran : Jangan buka blog saya atau anda akan bengong dan heran
38.
Abidanish | Juli 21, 2009 at 7:11 am
Blog anda bagus..
tetap Semangat
39.
dwi | Oktober 13, 2009 at 2:05 pm
salam kenal pak
saya membutuhkan serabut kelapa. mohon info pengrajinnya
maturnuwun
40.
Pembuat Theme WordPress | November 18, 2009 at 9:31 pm
Kunjungan ….. lama tak jumpa kang…Cara Membuat Sitemap Pada Joomla
41.
Titah | November 30, 2009 at 6:54 pm
Salam kenal pak,
saya tertarik berbisnis di arang batok kelapa ini,
yang mau saya tanyakan adalah, untuk mendapatkan 1 kg tempurung kelapa dibutuhkan berapa butir kelapa ya pak?
Terima kasih