Janji Pemerintah untuk meningkatkan produktifitas kelapa diTagih..

Ini nih, janji pemerintah ttg pemberdayaan dan peningkatan produktifitas kelapa yang harus direalisasikan. Janjimu kutagih…!

Sebagaimana diambil dari kutipan artikel di detik.com

Kalah dari Tetangga, Pemerintah Galakkan Industri Olahan Kelapa

Jakarta – Kementerian Perindustrian menyiapkan pengembangan industri (reindustrialisasi) olahan kelapa yang selama ini belum terlalu banyak diperhatikan. Pasalnya, potensi ekspor produk kelapa sangat besar.

“Kita harus hidupkan secara nasional industri kelapa,” kata Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun dalam acara konferensi pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (8/5/2010).

Alex menjelaskan, Perpres No 28 tahun 2008 mengenai kebijakan industri nasional mengamanatkan pengembangan 6 kluster industri prioritas termasuk didalamnya pengembangan industri agro diantaranya industri olahan kelapa.

Ia menjelaskan, reindustrialisasi (2010-2014) industri olahan kelapa akan diprioritaskan pada peningkatan jaminan pasokan bahan baku, diversifikasi produk olahan kelapa, peningkatan mutu produk, peningkatan investasi.

Bahkan dalam jangka panjang pemerintah akan memprioritaskan industri kelapa menjadi produk non pangan dan pembangunan pengembangan industri pengolahan kelapa. “Kalau bicara ACFTA, kelapa menjadi salah satu yang harus digenjot. Ini yang harus dimanfaatkan karena peluang besar ke China,” katanya.

Namun Alex mengakui, saat ini kondisi tanaman kelapa di Indonesia terus merosot karena hama dan belum tersedianya kebun induk sebagai sumber penyediaan bibit. Diversifikasi pemanfaatan produk masih berbasis kopra, sabut, tempurung dan air belum banyak dimanfaatkan dan lain-lain.

Selama ini, komoditas kelapa dapat diproduksi untuk berbagai produk seperti daging kelapa bisa diolah menajdi virgin coconut oil, cooking oil, milk, desicatted, bungkil, soap base. Sementara, air kelapa dapat diolah menjadi natural isotonik, dan Nata de Coco.

Tempurung kelapa bisa dibuat arang, coco briquette, activated carbon. Serat Sabut bisa diolah menjadi matras, filter, coir geo-textile dan serbuk sabut bisa diolah menjadi insulator, tick block dan lain-lain.

“Ada 200-an end product dari kelapa, ini strategis bagi industri nilai tambah. Kalau rumput laut sampai 500 end product,” katanya.

Produksi Olahan Kelapa Indonesia Masih Kalah dari Filipina dan India

Alex menyatakan, saat ini ekspor produk olahan kelapa Indonesia hanya mencapai US$ 427 juta per tahun, sedangkan negara jiran Filipina yang menjadi pesaing Indonesia mampu membukukan ekspor hingga US$ 841 juta per tahun.

“Dia lebih hemat memanfaatkan potensinya, kalau kita kelapa masih menjadi komoditas yang tertinggalkan,” katanya.

Padahal, kata Alex, dari sisi luasan lahan kelapa di Filipina hanya mencapai 3,1 juta hektar dengan produksi 12 miliar butir kelapa per tahun. Bahkan dibandingkan dengan India yang hanya memiliki 1,1 juta hektar lahan kelapa mampu menempatkan negara hindustan tersebut menjadi pengekpor industri kelapa terbesar di dunia. Negara-negara Thailand dan Srilanka juga menjadi pesaing bagi Indonesia.

Sedangkan Indonesia yang justru memiliki luasan lahan kelapa mencapai 3,8 juta hektar dengan produksi 16 miliar butir kelapa masih jauh tertinggal dengan dua negara tersebut dalam hal industri pengolahan kelapa.

Luasan lahan kelapa di Indonesia hampir 98% merupakan petani rakyat. Sebaran lahan kelapa di Indonesia antaralain 33,63% berada Sumatera, Jawa 22,75%, Sulawesi 19,4%, Nusa Tenggara 7,7%, Kalimantan 7,62% dan Maluku dan Papua 8,89%. (hen/ang)

Nyiur Kelapa Melambai

NYIUR KELAPA MELAMBAI,
MENAWAN INDAH UNTUK DIKEMBANGKAN

Kawan, tahu gak kalau Saat ini Indonesia dikenal memiliki luas perkebunan kelapa terbesar di dunia yakni 3,712 juta Ha, sebagian besar merupakan perkebunan rakyat (96,6%) sisanya milik negara (0,7%) dan swasta (2,7%). melihat potensi produksi sebesar 15 milyar butir pertahun ternyata baru hanya dimanfaatkan sebesar 7,5 milyar butir pertahun atau sekitar 50% dari potensi produksi. Padahal masih banyak potensi kelapa yang belum dimanfaatkan karena berbagai kendala terutama teknologi, permodalan, dan daya serap pasar yang belum merata.
Selain sebagai salah satu sumber minyak nabati, tanaman kelapa juga sebagai sumber pendapatan bagi keluarga petani, sebagai sumber devisa negara, penyedia lapangan kerja, pemicu dan pemacu pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, serta sebagai pendorong tumbuh dan berkembangnya industri hilir berbasis minyak kelapa dan produk ikutannya di Indonesia.
Alternative pengolahan kelapa dapat dilakukan secara terpadu, telah banyak melakukan riset aplikasi dan model-model pengembangan pengolahan kelapa secara terpadu di masyarakat. Berbagai produk yang telah dikembangkan diantaranya : Virgin Coconut Oil (VCO), minyak goreng sehat, biodiesel pengganti solar, bioethanol pengganti bensin, briket arang, asap cair sebagai bahan pengawet alami, natadecoco, aneka produk kerajinan dari sabut kelapa, dan aneka produk kosmetik dari VCO.
Semua produk tersebut dapat diproses dengan mudah oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Potensi kelapa yang sangat besar dan tersebar diberbagai daerah sangat memungkinkan dikembangkan berbasis masyarakat untuk meningkatkan perekonomian daerah dan memberikan efek pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.
Pusat Pengolahan Kelapa Terpadu yang memiliki pengalaman dalam bidang riset dan pengembangan produk kelapa berbasis masyarakat dapat membantu pemerintah daerah yang berminat untuk mengembangkan program yang ada dalam proposal ini.

JENIS PRODUK YANG DIHASILKAN

1. Produk Utama:
Produk utama yang dihasilkan dari buah kelapa adalah Virgin Coconut Oil (VCO), yaitu minyak kelapa yang diperoleh melalui proses emulsi, sehingga dihasilkan minyak kelapa yang bening dan berkhasiat Virgin Coconut Oil, mengandung asam laurat yang sangat tinggi (42%-53%), secara alami asam laurat yang tinggi hanya terdapat di Air Susu Ibu dan Minyak Kelapa. Asam Laurat sangat berperan dalam membantu tubuh meningkatkan imunitas, dan meningkatkan metabolisme, minyak kelapa murni ini bahkan digunakan dalam therapy penyembuhan penyakit. Dari Produk utama ini dihasilkan beberapa produk turunan:
a. Minyak Goreng Sehat
Minyak Goreng Sehat diproses dari VCO, penggunaan VCO sebagai bahan baku, menyebabkan minyak goreng tahan terhadap panas sehingga penggunaannya sebagai minyak goreng bisa dua kali lebih lama bila dibandingkan dengan minyak goreng pada umumnya.
b. Kosmetik
Dalam proses pembuatan Kosmetik hampir 80% produk-produk kosmetik dan toilet (Cream Perawatan Wajah, Lotion, dan aneka sabun)lainnya menggunakan bahan dasar Minyak, VCO merupakan bahan dasar yang paling baik yang dapat digunakan sebagai pembuatan Kosmetik.

c. Cocodiesel/Biodiesel (pengganti solar)
Cocodiesel/Biodiesel kelapa memiliki kandungan oksigen yang lebih tinggi, bila dibandingkan dengan Minyak Solar fosil, selain itu pemerosesan minyak kelapa menjadi Cocodiesel/Biodiesel tidak terlalu rumit bahkan dapat dibuat dengan alat yang sangat sederhana sehingga dapat diproduksi oleh masyarakat yang berada di pedalaman dan jauh dari kota, mereka dapat memenuhi energinya sendiri dengan memanfaatkan buah kelapa yang tumbuh di pedalaman.

2. Produk Sampingan
Pengolahan kelapa menjadi minyak meninggalkan limbah antara lain : Sabut Kelapa, Tempurung Kelapa, & air kelapa.
a. Sabut kelapa dapat diproses sebagai barang kerajinan atau dipacking dalam ukuran tertentu untuk diekspor sebagai bahan pembuat Jock Mobil atau dapat dijadikan kasur serat sabut kelapa, atau dibuat jaring sabut kelapa (cocomesh) untuk menahan erosi pada lahan kritis, dari sabut juga dihasilkan cocodust yang dapat digunakan sebagai medium tanaman hias atau sayur-sayuran.
b. Tempurung Kelapa dapat diolah menjadi:
i. Briket ArangTempurung
Briket Arang tempurung merupakan hasil sampingan dari pembuatan asap cair yang berbahan tempurung kelapa, arang tempurung ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti minyak tanah.

ii. Arang Aktif
iii. Kerajinan
iv. Asap Cair
Asap Cair (Liquid smoke) merupakan hasil pirollisis dari batok kelapa, melalui proses lebih lanjut asap cair dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengawet alami yang dapat digunakan dalam industri ikan, tahu dan mie. Selain itu Asap Cair dapat digunkan sebagai pengganti Asam Semut pada proses penggumpalan karet, penggunaan asap cair dalam proses tersebut akan menurunkan biaya produksi karet dan kualitas karet menjadi lebih baik. Asap Cair juga dapat digunakan sebagai pengawet kayu terutama untuk memberikan Coating terhadap mebel kayu terutama dari serangan bubuk kayu dan jamur. Asap Cair juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam proses penyamakan kulit, dari uji aplikasi yang dilakukan terbukti asap cair dapat mempertahankan keawetan kulit yang telah disamak.
c. Air Kelapa

Air kelapa diolah menjadi Nata De coco, Nata Decoco merupakan hasil sampingan yang diproses dari air kelapa yang merupakan limbah, nata decoco adalah hasil fermentasi dari air kelapa, biasanya dijadikan campuran dalam hidangan penutup makan, dapat juga sebagai minuman berserat.

3. Pengolahan Nira Kelapa.
Selain Buah Kelapa yang dapat diproses menjadi bermacam-macam produk bernilai ekonomi tinggi, Produk lain yang tak kalah pentingnya dari Kelapa Adalah Nira. Nira merupakan Cairan Dengan kadar Gula Tinngi yang disadap dari Bunga Kelapa (Mayang). Produk yang dapat dikembangkan dari nira antara lain adalah:

a. Bioethanol (pengganti bensin & kompor gas)
Bioethanol dapat dibuat dari nira kelapa. Hasil sadapan nira kelapa setelah melalui proses fermentasi dapat diolah menjadi Bioethanol, dan Bioethanol ini dapat digunakan sebagai pengganti bensin setelah mengalami proses pemurnian, cara pembuatannya yang mudah sehingga dapat dibuat dipedalaman atau tempat-tempat terpencil di daerah. Selain itu Bioethanol atau yang lebih dikenal dengan nama Alkohol merupakan produk yang di butuhkan dalam Industri Kimia, Makanan, Rokok, Kedokteran, Kosmetika dan lain-lain

b. Gula Kelapa
Gula Kelapa dibeberapa daerah diproses lagi menjadi beberapa produk antara lain sebagai gula semut, sirup, bahan baku kecap, bumbu masak dan lain-lain.

4. Pengolahan Kayu Kelapa
Pengolahan kayu menjadi beberapa Kearjinan & Mebel

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 104 pengikut lainnya.