Cara Membuat Abon Ikan Yang Gurih Dengan Bumbu Santan Kelapa

 

Alhamdulillah bisa menemui blog INI lagi, setelah hampir vacuum selama 2 tahun lebih. Terakhir update tgl 30 agustus 2014ūüôā

Dan Sekarang, iseng2 aku ingin menulis lagi. Kali ini agak sedikit beda sih dengan tema tulisan sebelumnya.

Sekarang lagi kepikiran soal abon. Dan karena blog kelapa, maka aku sedikit hubung-hubungkan dah dengan kelapa hehe.

Dan pada tulisan ini, aku ingin hubungkan antara abon dengan santan kelapa. Yang ternyata dengan nambahin santan, rasanya abon jadi Gurih dan Enak.

abon-ikan-asing

 

Dan pada tulisan ini, aku ingin menyampaikan cara membuat abon ikan yang gurih dengan memakai bumbu santan kelapaūüôā

Btw.. bicara soal abon, aku yakin, kalian pasti suka makan abon kan? Dan tebanku sih, pastinya ada yg suka ada yg tidak. Sangat Relative sih..

Cuma feeling saya yakin, diantara teman2 pasti sudah pada tau abon kan? kalau para pembaca asli anak Nusantara, ya pasti lah tahu. Kl sampe gak tahu, kebangetan hehe..

Dan Teman2 pasti tahu abon sapi kan, Abon sapi adalah olahan dari daging sapi yang disuwir-suwir atau dipisahkan serat-seratnya.

Btw.. kali ini aku gak ingin terlalu panjang nyampaikan soal abon sapi.  Saat ini lagi kepikiran soal abon ikan.. Ya sedikit variasi dikit lah ya.

Kita ini anak nusantara yang dikelilingi lautan, pastinya banyak Ikan.Dan kalau kita bicara pengembangan produk, ya.. pilih abon ikan, semoga tepat ya…

Oke, lalu bagaimana sih, kalau kita ingin buat abon ikan yang gurih?

Sebentar, sebelum masuk ke hal teknis, aku ingin nyampaikan soal kelebihan abon.

 

ABON ADALAH MAKANAN SEHAT YANG AWET

 

Kalian pasti tahu kan kalau Abon ini tergolong produk olahan daging yang awet. makanya bisa kita simpan selama berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan. Asyik banget buat perbekalan anak kos iya gak?

Dan so pasti, untuk mempertahankan mutunya selama penyimpanan, abon dikemas dalam kantong plastik dan ditutup dengan rapat.

Kalau dari segi teknologinya sendiri, pembuatan abon itu relatif mudah, gak perlu modal yang besar dan sudah lama dikenal dan digemari di kalangan masyarakat di Indonesia.

Jadi, pembuatan abon ini punya proses yang baik untuk bisa kita kembangkan sebagai industri kecil atau industri rumah tangga.

 

CARA MEMBUAT ABON IKAN YANG GURIH

 

Oke,  sekarang kita mulai beralih ke cara pembuatan.

Begini singkat ceritanya, kalau kalian mau coba buat abon ikan sendiri, sekarang kami kasih resep cara membuat abon ikan yang gurih , yang bisa kalian praktekkin di rumah.

Resep dan Cara Membuat Abon IKAN  yang Gurih dan Renyah

  1. Langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah memotong atau mensuwir daging ikan sampai menjadi tetelan ikan. oh iya Jangan lupa untuk membuang sisiknya ya dari seluruh permukaannya. Lalu kita potong-potong menjadi kecil, kemudian kita cuci dengan air bersih sehingga bebas dari kotoran dan sisa darah.
  2. kemudian selanjutnya daging ikan yang sudah dicuci tadi kita timbang seberat 5 kg, atau berapapun sesuai keinginan kalian.
  3. Dan jangan lupa rebus potongan-potongan daging ikan tersebut dalam air mendidih selama 10-20 menit.
  4. Langkah selanjutnya adalah setelah didinginkan, tumbuk daging yang telah direbus dengan cobek dan alu, lalu pisahkan serat-seratnya dengan menggunakan garpu. Namun, agar hasilnya lebih optimal dan mudah bisa dengan menggunakan mesin pembuat abon ikan dan sapi.
  5. Timbang bumbu-bumbu yang diperlukan sebagai berikut: 25g ketumbar, 125g kemiri, 350g gula merah, 150g bawang merah, 50g bawang putih, dan 200g garam dapur.
  6. Tumbuk bumbu-bumbu yang telah ditimbang tersebut satu per satu sampai halus, campur dan aduk sampai semuanya tercampur secara homogen, maksudnya sampai tercampur rata, lalu tumis dengan sedikit minyak goreng dalam wajan.
  7. Dan langkah berikutnya yang paling penting adalah kita timbang daging kelapa seberat 3 kg, lalu parut secara manual atau boleh juga pakai alat dan mesin parut kelapa dan peras santannya dengan menambahkan air panas secukupnya.
  8. Masukkan santan yang dihasilkan ke dalam wajan, tambahkan ke dalamnya daging ikan yang telah disuwir-suwir (dipisahkan dalam bentuk serat daging) dan bumbu-bumbu yang telah dipersiapkan, aduk sampai merata, lalu panaskan di atas kompor sampai kering dan tiriskan di atas.
  9. Panaskan sebanyak 0.5 liter minyak goreng dalam wajan di atas kompor dengan api yang sedang, masukkan ke dalamnya daging ikan yang telah dipersiapkan sedikit demi sedikit dan goreng sampai kering dan berwarna cokelat muda, lalu tiriskan dan dinginkan di atas. Tapi hati-hati, jangan sampai terlalu gosong loh ya, nanti bikin rasanya jadi pahit dan gak enak.
  10. Abon yang sudah matang bisa kita kemas dalam kantong plastik atau kemasan lainnya.

 

Demikian informasi singkat mengenai cara pembuatan abon ikan yang gurih dan renyah. Nah, sekarang kalian sudah tahu kenapa renyah, karena ada unsur santan kelapa itu tadi loh..

Asyik ya, manfaat santan kelapa bisa ada dimana-mana.

Oke, semoga ini bisa menjadi referensi bagi kalian jika ingin membuat abon sapi sendiri di rumah, bahkan bisa kita jadikan sebagai peluang bisnis abon karena memang banyak peminatnya.

Asyik gak? asyik lah ya..

Selamat mencoba dan terima kasih.

Dan Saya jamin Abon ikan itu makanan yang super asyik.

BUTUH STOK COCOFIBER SERAT SABUT KELAPA

BUTUH STOK COCOFIBER SERAT SABUT KELAPA

 

cocofiber

 

Beberapa waktu terakhir ini (Akhir Agustus 2014), kebutuhan akan Cocofiber kok semakin Banyak ya..,¬†Sementara rekanan kami banyak yang tidak bisa memenuhi. Admin Blog Kelapa pun sekarang lagi kebingungan Cari Stok. Ditambah ada rekanan yang minta dicarikanūüėÄ.

Nah Man Temans… Saya sengaja menulis ini barangkali ada teman2 sebagai pengusaha cocofiber, atau yang punya mesin tapi belum jalan, atau yang ada stok belum terjual dg barang berkualitas, Bisa hubungi kami ya DISINI 0877 1818 22 11.

 

Temans… Saya berharap Tulisan ini Umurnya Panjang, Tidak sebatas saya butuh cocofiber pada saat ini. ¬†Jadi siapa saja boleh koment disini, mau jual barang boleh, mau nitip jualkan juga boleh.. BEBAS..

Sekali Lagi Siapa yang punya STOK COCOFIBER, sekarang Mas Admin sedang memerlukannyaūüôā

Syarat Suplier Cocofiber, dekat dengan Jogja atau Jawa, kualitas bahan bagus berwarna coklat keemasan, serat panjang minimal 8cm, tidak ada bonggol / impuritasnya kecil, bersih tidak ada debu cocopeat, jangan lupa Sudah dalam bentuk Pres pressan ya.. dan harga standar saja.

Kalau ada yang punya Info, CALL ME / SMS di 0877 1818 2211

 

Suwun 

 

Admin Blog

 

Cocopeat Serbuk Sabut Kelapa Suburkan Lahan Kebun Singkong

Cocopeat pada tanaman Cabe1

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI), Efli Ramli menyambut baik tawaran kerja sama Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) untuk menggenjot produksi singkong demi mengurangi ketergantungan pada impor gandum.
“AISKI siap mendukung. Apalagi, uji coba penanaman singkong di lahan tandus dengan aplikasi serbuk sabut kelapa (coco peat) menunjukkan hasil yang fantastis. Lahan seluas 1 hektar bisa menghasilkan singkong sebanyak 500 – 800 ton,” kata Efli, Selasa ¬†(29/1/2013).
Menurut Efli, selain dapat meningkatkan produktivitas lahan, penggunaan aplikasi coco peat pada tanaman singkong juga memudahkan proses panen, karena tanah yang mengikat batang singkong dan umbi selalu dalam kondisi gembur dan lembab. “Ini kabar gembira bagi petani singkong Indonesia,” ujarnya.
Untuk menindaklanjuti hasil temuannya itu, AISKI sedang menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah yang memiliki lahan tandus dan sulit melakukan budidaya tanaman singkong. “Saat ini, kita sedang menjalin kerja sama dengan Pemprov Kepulauan Riau di Pulau Bintan. Pemprov Kepulauan Riau menyiapkan lahannya, AISKI menyiapkan bibit, coco peat, tenaga ahli, dan teknologinya,” kata Efli.
Ketua Umum MSI, Suharyo Husen, mengapresiasi inovasi AISKI yang berhasil meningkatkan produktivitas tanaman singkong dengan aplikasi coco peat. “Saya undang teman-teman AISKI hadir pada acara temu pakar, 30 Januari,” ujarnya.
Suharyo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Industri Derivatif Pertanian Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ini, mengatakan acara temu pakar yang rencananya digelar di Tapos, Ciawi, Bogor, Jawa Barat tersebut, akan dihadiri sekitar 60 pakar singkong dan ahli pertanian Indonesia. “Sekitar 60 pakar telah diundang untuk bicara tentang produktivitas, tapioka, mocaf (modified cassava flour) dan pemasaran. MSI siap bekerja sama dengan AISKI untuk mensejahterakan petani kelapa dan petani singkong Indonesia,” tambahnya.
Dia meyakini, jika komoditas singkong ini digenjot secara maksimal, ketergantungan terhadap gandum bukan hanya bisa ditekan, melainkan bisa dihilangkan. Untuk itu, strategi penggalakkan diversifikasi pangan berbasis lokal seperti singkong, harus terus dilakukan.
Hasil uji coba penanaman singkong dengan aplikasi coco peat yang dilakukan AISKI di Samarinda, Kalimantan Timur, menuai sukses yang fantastis. Bibit singkong hasil inkubasi DNA (deoxyribosenucleid acid) singkong dari Taiwan dan singkong asli Kalimantan Timur yang ditanam di lahan seluas 1 hektar mampu menghasilkan singkong siap jual 800 ton.
Coco peat yang memiliki kandungan trichoderma molds, sejenis enzim dari jamur dapat mengurangi penyakit dalam tanah, menjaga tanah tetap gembur, subur dan memudahkan umbi pada tanaman singkong tumbuh dengan cepat, besar dan panjang.
Selain itu, ia juga memiliki pori-pori yang memudahkan terjadinya pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari. Di dalam coco peat juga terkandung unsur-unsur hara dari alam yang sangat dibutuhkan tanaman, berupa kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), nitrogen (N), fospor (P), dan kalium (K).

Pelatihan Pengolahan Kelapa Bersama Rumah Kelapa Indonesia

Pelatihan Pengolahan Kelapa Bersama Rumah Kelapa Indonesia

Awal bulan November 2012 tahun lalu, rombongan-rombongan Ibu-Ibu PKK dari kabupaten Saburai Jua, mengadakan pelatihan Pengolahan Kelapa Terpadu bersama Tim Rumah Kelapa Indonesia. Jumlah Peserta Pelatihan berjumlah 25 orang ibu-ibu. Pelatihan yang diadakan di Yogyakarta selama 2 hari itu melatih ibu-ibu bagaiman cara mengolah dan memberdayakan kelapa secara terintegrasi.

Acara diawali dengan sambutan dari ketua panitia dan Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kab Saburai Jua NTT, Ibu Atik Widowati dan pemaparan pengolahan kelapa secara terintegrasi, oleh Direktur Rumah Kelapa Indonesia ~> Bapak Mansur Mashuri, ST.

Sambutan acara

Acara pelatihan yang dilakukan selama 2 hari berlangsung seru dan menarik, Ibu-ibu PKK yang sangat bersemangat mengikuti jalannya pelatihan. Pelatihan yang dikemas secara padat tersebut memberikan pengetahuan cara mengolah minyak goreng kelapa secara benar, mengolah sabut menjadi aneka kerajinan sabut, mengolah aneka kerajian tempurung dan sedikit pengenalan pembuatan sabun dari minyak kelapa dan diakhiri dengan kunjungan ke sentra pengolahan Nata De Coco.

Berikut beberapa photo kegiatan pelatihan kelapa Terpadu

Pengolahan Minyak Goreng

Kegiatan Pelatihan pembuatan Minyak Goreng kelapa

Pengolahan Sabut Kelapa

Pelatihan pengolahan kerajinan Sabut Kelapa

Pengolahan Kerajinan tempurung

Pelatihan Pengolahan Kerajinan Tempurung kerajinan Tempurung Kelapa

Kunjungan Pabrik Nata De coco

Kunjungan ke Pabrik Pengolahan Nata De Coco

Rombongan Pelatihan

Sebelum pulang, seluruh peserta dan panitia melakukan photo bersama.

Tim Rumah Kelapa Indonesia Sangat senang kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses, dengan tingkat kepuasan dan penerimaan materi oleh peserta mencapai 90%, hal ini karena tujuan dari pelatihan ini adalah Peserta dituntut menguasai teknis sederhana membuat olahan kelapa secara terintegrasi bisa berhasil.

Kami tim RKI mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya atas kerjasama yang telah dibina. Semoga acara-acara tersebut bisa bermanfaat jauh setelah pelatihan dilakukan. Dan Kami Tim Rumah Kelapa Indonesia, Siap membantu para pihak yang ingin melakukan     acara pelatihan sejenis baik di Yogyakarta ataupun di daerah.

Salam Kelapa Indonesia..

Info Pelatihan :

Mansur Mashuri

Direktur Rumah Kelapa Indonesia

Jl. Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta, Indonesia, Telp. 0274 4439219, Cp. 0813 2804 2283, email : mansur_mash@yahoo.com, twitter follow us : @PakarKelapa