Konversi Minyak Tanah dengan Kompor Bioetanol


Perhatikan berita di http://www.antara.co.id/arc/2008/11/14/kompor-gas-meledak-5-rumah-terbakar/

*Jakarta (ANTARA News) – Akibat kompor gas tiga kilogram meledak, lima rumah yang berada di Jalan Raya Tipar Cakung, Cilincing, Jakarta Utara Jumat (14/11) malam, hangus terbakar.

Api berkobar sekitar pukul 19.25 WIB, disertai suara ledakan yang terdengar keras. Menurut saksi mata, Alex (22), awalnya mendengar suara ledakan. “Saya pan keluar rumah dengar suara ledakan keras. Tak lama, banyak orang yang ngontrak d irumah ibu Nani berhamburan keluar rumah,” terangnya.

Dengan cepatnya api berkobar menyambar empat rumah yang berdekatan dengan Masjid Al Hikmah. Begitu juga dengan restoran sea food 99, yang letaknya persis di belakang rumah Nani.

Sebanyak 14 unit mobil dinas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Sekitar pukul 20.30 WIB, api akhirnya dapat dipadamkan.

Menurut Kasie Operasi dinas pemadam kebakaran Jaja Aditya, dugaan sementara api berasal dari kompor gas yang meledak.

“Dalam peristiwa kebakaran tidak ada korban jiwa. Namun arus lalu lintas menjadi macet, karena pompa mobil pemadam mengambil air dari kali Semper Barat,” ujar Jaja.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Cilincing Iptu Basroni, saat ditemui dilokasi kebakaran mengatakan asal api dari rumah kontrakan Ibu Nani. “Saya sedang mencari siapa yang menggunakan kompor gas, yang diduga penyebab kebakaran,” ujar Kanit.(*)

Setelah pemerintah mencanangkan konversi minyak tanah ke kompor gas, hampir sebagian besar masayarakat di Jawa sudah berganti kompor dari minyak tanah ke kompor gas. gas ukuran 3 kg pun tersedia dimana-mana. bahkan dapat gratisan/dapat bantuan. ditambah kompor gas pula.

namun program konversi tsb, tidak berjalan mulus, banyak kejadian kompor dan  tabung gas bantuan pemerintah tsb  meledak.

kita pun jadi sangsi akan penggunaan kompor tsb. masalah kualiti kontrol kurang diperhatikan. aspek keselamatan pemakaian kompor sangat rendah.

alih-alih jadi irit, tetapi malah membahayakan keselamatan. nampaknya pemerintah harus mengevaluasi ulang thd tender pengadaan kompor dan tabung gas bantuan tsb. kasus yang terjadi pada kompor gas bantuan yang ada di rumah nenek saya, adalah tidak bisa dipakai. kasus ini banyak terjadi dimana-mana.

Nah, menjawab persoalan tsb, nampaknya perlu ada solusi. salah satunya mencari alternatif yang lebih aman.

kalau saya mengajukan solusi adalah dengan menggunakan kompor bioetanol. penggunaan etanol dapat mengurangi resiko ledakan.

kompor tsb kami rancang dan buat meniru kompor gas, persis. hanya bahan bakarnya menggunakan etanol. etanol 70% sudah cukup bagus. hampir menyerupai penggunaan kompor minyak tanah.

berikut kompor bioetanol yang kami buat :

baik  demikian semoga bermanfaat. masih ada kompor lain yang sedang kami buat

yang memerlukan kompor silahkan kontak saya.

mansur mashuri, ST

2 pemikiran pada “Konversi Minyak Tanah dengan Kompor Bioetanol

  1. Tertarik nihh pak……..brp harga kompor dan proses produksi etanolnya di buat sendiri apa gak ?
    lokasi dimana ?
    >
    >
    >

    Harga kompor bioethanolnya 150.000,- pa,
    insyaallah minggu depan kami sudah selesai produksi masalnya.

    untuk etanolnya kita bermitra dengan industri alkohol di bekonang Solo.

    untuk pemesanan
    bisa transfer ke
    ke Rek : 4450498616
    atas nama : Repinfo Technomedika Utama
    BCA Katamso Yogyakarta

    konfirmasi dg fax : 0274-372376

  2. Apa sudah dipatenkan ?
    Berapa harga perunitnya, kira-2 lebih hemat mana kalau dibanding dengan kompor gas LGP.

    >
    >
    Untuk paten belum mas, agak ribet buatnya. pemerintah kita kurang support pada kemudahan buat paten.
    Harga kompor bioethanol g4 175.000/unit
    untuk perhitungan sementara, kompor kami bisa menyala 10-11 jam untuk ethanol 1 liter.
    tk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s