Think Out Box : Pikirkan Orang Lain, Allah akan Memikirkan Kita


lilin-kecilBarangkali kita yang selalu dirundung masalah atau musibah, ada baiknya rehat sejenak dari segala permasalahan tersebut. Keluar dari segala pikiran yang membelenggu. Fokus kepada hal lain. Meski sakit masih dirasakan, meski sedih masih menggelayut, cobalah keluar sebentar saja dari masalah yang ada. Think Out Box. Berpikir dari sisi yang lain.

Sekarang coba anda rasakan..! saraf-saraf ketegangan niscaya hilang. Walau sesaat.

Sahabat…, masalah senantiasa ada. Bahkan sebenarnya hidup adalah bagian dari masalah. Namun jika masalah sedang dalam masa puncaknya, maka kelelahan, stress, tidak fokus bahkan musibah yang beruntun akan jadi bagian dari kehidupan kita.

Jika kondisi kita sedang dalam masa-masa sulit seperti diatas, cobalah kita keluar sejenak dari kondisi tersebut. Kita alihkan pikiran kita ke bidang lain, misalnya perbaiki nilai spritual kita. Saya yakin, jalan itu adalah jalan yang paling murah, pelarian yang paling aman.

Sejenak kita mulai perbaiki hubngan kita dengan Allah, lalu tingkatkan hubungan kita dengan sesama manusia, bantulah orang di sekitar kita. Tanamkan dalam sanubari kita bahwa “Pikirkan orang lain, maka Allah akan memikirkan kita”.

Sekilas, perkataan itu bertolak belakang, namun itulah sesungguhnya hal yang harus kita lakukan, agar kita bisa keluar dari segala masalah.
Kita masih sangat memerlukan bantuan dan rahmat dari Allah. Tangan kita sendiri tidak akan mampu mengatasi segala persoalan yang ada.

Kalimat dalam basa sunda yang sangat apik, Pesan dari Ayahandanya Abu Syauki “Kade jang, perhatikeun jalma miskin, jeung te boga! Lamun ujang mikiran jalma teu boga, Allah nu bakal mikiran ujang! ”
Subhanallah, sungguh dalam makna kalimat tersebut. yang artinya, “Perhatikan orang miskin dan tidak punya, maka jika kita memikirkan mereka, Allah yang akan memikirkan kondisi kita.

Barangkali, saat ini kita yang selalu dirundung masalah dan musibah, tidak ada salahnya jika kita mencoba hikmah ini. Saudara kita yang tidak punya, mungkin jarang kita perhatikan, kita jauh dari memberi kepada pengemis atau menyantuni anak yatim, tidak memulyakan orang tua yang sdah sepuh.

Sekarang saatnya kita dapatkan rahmat allah, dengan mencoba berbuat lebih kepada sesama, lalu bersabarlah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s