Standar Mutu Minyak Goreng Kelapa


Memulai suatu usaha industri di masyarakat sering mendapat halangan. apalagi yg berhubungan dengan industri pangan. Amankah apa yg kita produksi, halalkah apa yang kita konsumsi..? Maukah konsumen menerima produksi kita..? kira-kira begitulah, pertanyaan yang sering muncul pertama kali saat seseorang mencoba membuat industri baru. Tak terkecuali dalam membuat industri minyak kelapa premium. Karena teknik pembuatan dan produk yang bagus tidak menjamin adanya pengakuan publik, tetapi perlu pengakuan dari lembaga yang kredibel.

Baiklah, memang segala pertanyaan tersebut HARUS dijawab tuntas, agar hilang keraguan. Produsen aman berproduksi, masyarakat tenang mengkonsumsi dan tentunya barakahlah yang kita dapatkan.

Pada kesempatan kali ini, saya akan menerangkan tentang keamanan proses pembuatan minyak goreng kelapa yang memenuhi standar mutu minyak goreng kelapa.

Berdasarkan rumusan yang ada dari BSN (Badan Standarisasi Nasional) tentang minyak goreng tentang SNI Standar Nasional Indonesia yaitu SNI 01-3741-2002, SNI ini merupakan revisi dari SNI 01-
3741-1995, menetapkan bahwa stadar mutu minyak goreng kelapa antara lain :

No Kriteria uji Satuan Persyaratan
Mutu I Mutu II
1 Keadaan
1.1 Bau Normal Normal
1.2 Rasa Normal Normal
1.3 Warna Putih, kuning pucat sampai kuning
2 Kadar Air % b/b maks 0,1 maks 0,3
3 Bilangan asam mg KOH/gr maks0,6 maks 2
4 Asam linoleat (C18:3) dalam komposisi asam lemak minyak % maks 2 maks 2
5 Cemaran logam
5.1 Timbal (pb) mg/kg maks 0,1 maks 0,1
5.2 Timah (Sn) mg/kg maks 40,0*/250 maks 40,0*/250
5.3 Raksa (Hg) mg/kg maks 0,05 maks 0,05
5.4 Tembaga (Cu) mg/kg maks 0,1 maks 0,1
6 Cemaran Arsen (As) mg/kg maks 0,1 maks 0,1
7 Minyak Pelikan** negatif negatif
Catatan * Dalam kemasan kaleng
Catatan ** Minyak pelikan adalah minyak yang tidak dapat disabunkan

Standar mutu yang telah diterapkan oleh BSN ini dapat menjadi rujukan bagi produsen, untuk mengukur sejauhmana kualitas produk, apakah masuk ke dalam kelas mutu 1 atau mutu 2. Standar keamanan produk pun bisa dilihat dari kriteria cemaran logam.

Adanya parameter ini akan menjawab pertanyaan produsen dan calon konsumen terkait mutu dan keamanan produk, sehingga semuanya berjalan lancar.

lalu bagaimana agar standar SNI itu bisa kita penuhi dan diterapkan..? Upaya pertama yang kita lakukan adalah pergi ke LAB yang bisa menguji parameter diatas, tempatnya bisa di Laboratorium Perguruan tinggi seperti UGM, IPB dan lainnya, atau di Lab Pangan dan Gizi milik pemerintah di Kementrian Perindag atau lainnya.

Selanjutnya perijinan lainnya bisa diurus sesuai kebutuhan, seperti izin depkes atau ingin memperoleh pengakuan halal dari lembaga sertifikat halal LPPOM MUI.

Bagi yang berminat pelatihan dan pengembangan minyak kelapa premium hubungi saya di 081328042283

4 pemikiran pada “Standar Mutu Minyak Goreng Kelapa

  1. aslm……….
    wah keren neh artikelnya,, oya saya butuh SNI minyak goreng tetapi dipandang dari nilai visikositasnya ada gk? tolong bantu

  2. Ping balik: Meninggikan Derajat Minyak Kelapa Sebagai Minyak Sehat « Produk Olahan Hasil Kelapa

  3. Ping balik: Laporan Penelitian Kesehatan Lingkungan « IMMAN cab Jogja

  4. ada sedikit tulisan yang saya perlukan disini, untuk melengkapi saya butuh sumber untuk diterapkan dibagian bawah tabel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s