Minyak Goreng Kelapa, Minyak Goreng Paling Sehat di Dunia (2)


Berita berita yang menyudutkan minyak goreng kelapa sebagai minyak goreng paling jahat penyebab penyakit jantung, kardiovaskuler, penyebab kolesterol tinggi, terbantahkan sudah. Berbagai hasil penelitian dari para ahli kesehatan yang membedah manfaat minyak kelapa, telah memutarbalikan tuduhan tersebut dengan fakta-fakta kesehatan setelah mengkonsumsinya.

Tulisan ini sengaja kami sampaikan dengan maksud ingin mengajak kepada para pembaca blog tercinta ini untuk membuka mata dan telinga akan beribu manfaat dari minyak goreng kelapa. Kami akan membuat secara berseri, supaya pembaca tidak cepat lelah dan bosan membacanya. Berikut tulisan ke dua dari sambungan tulisan yang pertama. yang pada kesempatan kali akan membedah tentang isi dari minyak kelapa. Semoga Manfaat.

Kandungan Minyak Kelapa dan Klasifikasi Asam Lemak pada Minyak Kelapa

Agar supaya para pembaca menjadi lebih mudah mengerti soal minyak goreng, maka perlu untuk mengetahui beberapa istilah perminyakan yang akan dipakai untuk menjelaskan uraian dibawah ini. Apakah bedanya antara lemak dan minyak? Istilah lemak dan minyak sering kali dipakai secara serabutan. Secara harafiah perbedaan yang sebenarnya adalah; lemak akan tetap berbentuk padat (solid) pada suhu kamar; contoh, Lemak hewani, “lard” (gajih), sedangkan minyak akan tetap berbentuk cair (liquid); contoh, minyak sayur, seperti asal jagung, kedele, biji bunga matahari, biji

kapok, canola dll). Padahal keduanya adalah termasuk golongan lemak dan dalam istilah ilmu kimia disebut fats (gajih) atau fatty acids (asam lemak). Lemak jenuh (gajih) adalah trigleserida (triglyceride), demikian pula lemak tak jenuh (minyak sayur) adalah trigleserida juga. Setiap molekul trigleserida mengandung 3 molekul asam lemak. Berdasarkan ada atau tidaknya ikatan ganda (double bonds) dalam struktur kimiawinya, molekul asam2 lemak yang terkandung dalam trigleserida, asal lemak atau minyak dapat dibagi menjadi 3 kelompok; yakni (1) Golongan minyak dengan asam lemak jenuh (saturated fatty acids), (2) Golongan minyak dengan asam lemak tak Jenuh tunggal (mono-unsaturated fatty acids) dan (3) Golongan minyak dengan asam lemak tak jenuh majemuk (Poly-unsaturated fatty acids). Lihat Gambar 1 dibawah ini:

Gambar 1. Contoh Jenis-jenis Asam Lemak

Saturated Fatty Acid (SFA = Asam Lemak Jenuh)

H H H H H H H H H H H H O

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ ║

H —C—C—C—C—C—C—C—C—C—C—C—C—O—H

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │

H H H H H H H H H H H H

Asam lemak jenuh, asam laurat (lauric acid) terdiri dari 12 atom karbon, yang diikat jenuh oleh atom

hidrogen dan tidak ada ikatan ganda. Asam lemak ini tergolong asam lemak rantai sedang (medium, MCFA) dan banyak ditemukan dalam air susu ibu dan minyak kelapa.

Mono-Unsaturated Fatty acid (MUFA = Asam lemak tak jenuh tunggal)

H H H H H H H H H H H H H H H O

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ ║

H—C—C—C—C—C—C—C—C—C═C—C—C—C—C—C—C—C—C—O—H

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │

H H H H H H H H H H H H H H H H H

Asam lemak tak jenuh tunggal, asam oleik (oleic acid) terdiri dari 18 atom karbon di mana 1 pasang karbon atom diganti oleh satu ikatan ganda dan asam lemak ini tergolong dalam asam lemak rantai panjang (LCFA) serta kebanyakan ditemukan dalam minyak sayur seperti kedele dan canola.

Poly-Unsaturated Fatty Acid (PUFA = Asam lemak tak Jenuh majemuk)

H H H H H H H H H H H H H O

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ ║

H—C—C—C—C—C—C—C═C—C—C═C—C—C—C—C—C—C—C—O—H

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │

H H H H H H H H H H H H H H H H H

Asam lemak tak jenuh ganda, asam lenoleik (lenoleic acid) terdiri dari 18 atom karbon dengan 2 ikatan ganda (majemuk) dan tergolong dalam asam lemak rantai panjang (LCFA) serta banyak ditemukan pada minyak sayur seperti kedele, jagung dan canola.

Perlu diketahui pula, bahwa asam lemak juga bisa dibedakan berdasarkan panjang rantai atom karbon, dengan demikian bisa dibagi lagi menjadi 3 kelompok: 1). Golongan minyak dengan asam lemak rantai karbon pendek (Short Chain Fatty Acids=SCFA), terdiri dari 2-6 atom karbon saja, seperti asam cuka dan asam mentega. 2). Golongan minyak dengan asam lemak rantai karbon sedang  (medium) (Medium Chain Fatty Acids=MCFA), terdiri dari 8-16 atom karbon, seperti minyak kelapa, minyak sawit dan minyak palm lihat Gambar 1). dan 3). Golongan minyak dengan asam lemak rantai

karbon panjang (Long Chain Fatty Acids = LCFA), yang terdiri dari 18 atau lebih atom karbon. Semua jenis minyak sayur yang sekarang dijual di pasaran adalah tergolong dalam LCFA (lihat Gambar 1).

Perbedaan dalam ketiga jenis golongan asam lemak berantai karbon ini mempunyai proses pencernaan dan metabolisme didalam tubuh yang berbeda dan menghasilkan produk2 komponen zat bioaktif yang sangat berbeda pula. Maka setiap jenis golongan asam lemak mempunyai dampak fisiologis dan biologis yang sangat berbeda pula terhadap kesehatan kita.

Bersambung ke tulisan ketiga

Klasifikasi Asam Lemak

Agar supaya para pembaca menjadi lebih mudah mengerti soal minyak goreng, maka perlu untuk mengetahui beberapa istilah perminyakan yang akan dipakai untuk menjelaskan uraian dibawah ini. Apakah bedanya antara lemak dan minyak? Istilah lemak dan minyak sering kali dipakai secara serabutan. Secara harafiah perbedaan yang sebenarnya adalah; lemak akan tetap berbentuk padat (solid) pada suhu kamar; contoh, Lemak hewani, “lard” (gajih), sedangkan minyak akan tetap berbentuk cair (liquid); contoh, minyak sayur, seperti asal jagung, kedele, biji bunga matahari, biji

kapok, canola dll). Padahal keduanya adalah termasuk golongan lemak dan dalam istilah ilmu kimia disebut fats (gajih) atau fatty acids (asam lemak). Lemak jenuh (gajih) adalah trigleserida (triglyceride), demikian pula lemak tak jenuh (minyak sayur) adalah trigleserida juga. Setiap molekul trigleserida mengandung 3 molekul asam lemak. Berdasarkan ada atau tidaknya ikatan ganda (double bonds) dalam struktur kimiawinya, molekul asam2 lemak yang terkandung dalam trigleserida, asal lemak atau minyak dapat dibagi menjadi 3 kelompok; yakni (1) Golongan minyak dengan asam lemak jenuh (saturated fatty acids), (2) Golongan minyak dengan asam lemak tak Jenuh tunggal (mono-unsaturated fatty acids) dan (3) Golongan minyak dengan asam lemak tak jenuh majemuk (Poly-unsaturated fatty acids). Lihat Gambar 1 dibawah ini:

Gambar 1. Contoh Jenis-jenis Asam Lemak

Saturated Fatty Acid (SFA = Asam Lemak Jenuh)

H H H H H H H H H H H H O

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ ║

H —C—C—C—C—C—C—C—C—C—C—C—C—O—H

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │

H H H H H H H H H H H H

Asam lemak jenuh, asam laurat (lauric acid) terdiri dari 12 atom karbon, yang diikat jenuh oleh atom

hidrogen dan tidak ada ikatan ganda. Asam lemak ini tergolong asam lemak rantai sedang (medium, MCFA) dan banyak ditemukan dalam air susu ibu dan minyak kelapa.

Mono-Unsaturated Fatty acid (MUFA = Asam lemak tak jenuh tunggal)

H H H H H H H H H H H H H H H O

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ ║

H—C—C—C—C—C—C—C—C—C═C—C—C—C—C—C—C—C—C—O—H

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │

H H H H H H H H H H H H H H H H H

Asam lemak tak jenuh tunggal, asam oleik (oleic acid) terdiri dari 18 atom karbon di mana 1 pasang karbon atom diganti oleh satu ikatan ganda dan asam lemak ini tergolong dalam asam lemak rantai panjang (LCFA) serta kebanyakan ditemukan dalam minyak sayur seperti kedele dan canola.

Poly-Unsaturated Fatty Acid (PUFA = Asam lemak tak Jenuh majemuk)

H H H H H H H H H H H H H O

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ ║

H—C—C—C—C—C—C—C═C—C—C═C—C—C—C—C—C—C—C—O—H

│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │

H H H H H H H H H H H H H H H H H

Asam lemak tak jenuh ganda, asam lenoleik (lenoleic acid) terdiri dari 18 atom karbon dengan 2 ikatan ganda (majemuk) dan tergolong dalam asam lemak rantai panjang (LCFA) serta banyak ditemukan pada minyak sayur seperti kedele, jagung dan canola.

Perlu diketahui pula, bahwa asam lemak juga bisa dibedakan berdasarkan panjang rantai atom karbon, dengan demikian bisa dibagi lagi menjadi 3 kelompok: 1). Golongan minyak dengan asam lemak rantai karbon pendek (Short Chain Fatty Acids=SCFA), terdiri dari 2-6 atom karbon saja, seperti asam cuka dan asam mentega. 2). Golongan minyak dengan asam lemak rantai karbon sedang  (medium) (Medium Chain Fatty Acids=MCFA), terdiri dari 8-16 atom karbon, seperti minyak kelapa, minyak sawit dan minyak palm lihat Gambar 1). dan 3). Golongan minyak dengan asam lemak rantai

karbon panjang (Long Chain Fatty Acids = LCFA), yang terdiri dari 18 atau lebih atom karbon. Semua jenis minyak sayur yang sekarang dijual di pasaran adalah tergolong dalam LCFA (lihat Gambar 1).

Perbedaan dalam ketiga jenis golongan asam lemak berantai karbon ini mempunyai proses pencernaan dan metabolisme didalam tubuh yang berbeda dan menghasilkan produk2 komponen zat bioaktif yang sangat berbeda pula. Maka setiap jenis golongan asam lemak mempunyai dampak fisiologis dan biologis yang sangat berbeda pula terhadap kesehatan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s