Sehatnya Minyak Goreng Kelapa


Selama ini dunia menganggap minyak goreng kalapa (Tropica Nucifera) berbahaya bagi kesehatan dan dapat memicu timbulnya penyakit jantung. Ternyata opini itu salah. Kandungan asam lemak jenuh tinggi hingga 92% dalam minyak kelapa membuat pemakainya terhindar dari penyakit, tidak seperti opini sebelumnya. Karena penyumbatan dan pengerasan pembuluh darah (atherosklerosis) bukan disebabkan oleh asam lemak jenuh dari minyak kelapa, Melainkan karena radikal bebas dan asam lemak trans (Trans fatty acid). Kedua zat itu justru dihasilkan akibat kandungan asam lemak tidak jenuh dari minyak goreng maupun sumber lemak yang lain.

Buktinya, December tahun 2007, Food and Drug Administration (FDA) Amerika, melarang pemakain minyak nabati direstoran cepat saji, kecuali minyak kelapa dan minyak sawit kernel. Radikal bebas dan asam lemak trans diproduksi dari pelepasan ikatan rangkap atom karbon, ketika asam lemak tidak jenuh dipanaskan dalam penggorengan. Tahap pelepasan atom karbon itu dinamakan reaksi penjenuhan, dan reaksi inilah yang menghasilkan radikal bebas. Saat suhu naik hingga 210 derajat celcius, asam lemak akan teroksidasi dan berubah menjadi bentuk trans.

Dalam pembuluh darah, radikal bebas menyebabkan perlukaan. Secara alamiah luka itu ditutup oleh kolestrol. Dengan adanya asam lemak trans, kolestrol akan diikat, sehingga terbentuk endapan dipembuluh dan mengakibatkan penyumbatan. Sehingga tensi darah tinggi, timbul gejala jantung koroner dan stroke.

Dengan begitu, kandungan asam lemak tidak jenuh yang hanya 8% membuat minyak kelapa menjadi minyak yang paling sehat. Disusul minyak kelapa sawit yang kandungan asam lemak tidak jenuhnya mancapai 49%.

Masalahnya, kebanyakan minyak yang beredar dipasar adalah minyak sawit, dibawah minyak sawit kernel. Warnanya orange, dalam 2-3 kali berubahn jadi hitam kecoklatan, sebagai pertanda munculnya radikal bebas dan asam lemak bentuk trans. Sementara minyak kelapa sawit kernel lebih banyak diekspor, warnanya putih seperti minyak kelapa. Minyak sawit kernel berasal dari biji sawit, bukan kulit atau sabut sawit.

Selain sehat, minyak kelapa juga hemat dalam pemakaian, mencapai sembilan kali penggorengan. Sedang jenis minyak lain pada tujuh kali penggorengan saja sudah tidak layak. Hasil penggorengan dengan minyak kelapa lebih kering dan gurih. Karena, minyak kelapa mengandung 52% asam laurat yang hanya terdiri dari 12 atom karbon, yang menyebabkan daya tarik molekul minyak lebih kuat daripada molekul minyak dengan bahan yang digoreng, sehingga minyak yang terserap bahan jadi lebih sedikit. Gorengan menjadi lebih kering dan gurih.

Daya serap minyak kelapa terhadap bahan yang sedikit, memberikan keuntungan pada efisiensi minyak penggorengan. Pemakaian minyak goreng kelapa lebih awet 30% dari minyak sawit. Jika dibandingkan dengan harga minyak sawit yang lebih murah, namun hasil akhirnya akan sama dengan pembelian minyak kelapa, selain itu, manfaat kesehatan dari minyak kelapa jauh lebih besar.

Dilihat dari manfaat kesehatan yang jauh lebih panjang, sebenarnya membeli minyak kelapa yang sedikit mahal dari minyak sawit, masih jauh lebih berharga untuk tujuan kesehatan jangka panjang. So tidak ada alasan lain untuk tidak memilih minyak kelapa sebagai minyak goreng kesehatan.

Untuk memperkuat pemahaman tentang manfaat minyak kelapa, beberapa artikel tentang sehatnya minyak kelapa dapat dilihat disini, atau silahkan klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s