Akankah Petani Kopra Terus Sejahtera…?


Harga Kopra yang melambung akhir-akhir ini, sangat membahagiakan petani kelapa dan kopra, mereka kebanjiran rezeki dari imbas kenaikan harga ini, seperti telah dibahas dalam tulisan saya lalu, bisa dibaca disini.

Sebenarnya, peningkatan harga kopra, menurut beberapa analisa hasil diskusi, merupakan kejadian ekstra ordinary, diluar kebiasaan, bukan harga yang wajar dan seimbang.

Beberapa faktor penyebab telah disebutkan dalam tulisan saya terdahulu, silahkan baca disini. Namun ada penyebab tambahan yang mempengaruhi kenaikan ini, antara lain dipicu oleh kondisi alam yang tidak tentu, hampir sepanjang tahun 2010 dan awal 2011 adalah musim basah, hujan terus, sehingga mengurangi produksi kopra yang banyak mengandalkan cahaya matahari, selain itu produktivitas panen kelapa menurun, karena kondisi hujan, menyebabkan orang malas untuk mengambil kelapa.

Selain faktor hujan terus menerus, di Filipina sebagai salah satu produsen kelapa dan kopra terbesar di dunia, juga terjadi badai dan bencana yang tanpa henti, yang dengan hal ini, sangat mengurangi pasokan kopra ke pasar. Faktor Philipina lah yang diperkirakan yang menjadi penyebab kanaikan harga secara signifikan.

Ada faktor lain yang ternyata juga berpengaruh, adalah faktor kenaikan harga minyak bumi. Setiap kenaikan harga minyak bumi, apalagi sekarang sudah mencapai 100 US$ per barel, hal ini memicu penggunaan minyak nabati CPO dan Minyak nabati lainnya, digunakan sebagai bahan bakar biooil berupa biodiesel.

Tarik menarik kepentingan antara minyak pangan dan energi, diprediksikan mendatang akan semakin kuat, apalagi sekarang konflik di Dunia arab sebagai penghasil minyak bumi sedang berhembus kencang.

Nah beberapa faktor tambahan yang menyebabkan kenaikan harga kopra ini memang merupakan kejadian luar biasa, jika dilihat dari faktor-faktor tersebut diatas. Dan dengan kejadian ini, telah terbukti yang diuntungkan hanya petani/pedagang kopra saja, sementara rakyat banyak yang mengkonsumsi minyak kelapa sajalah yang makin sengsara.

Lantas kemudian, pengaruh apakah yang terjadi secara keseluruhan untuk industri minyak kelapa sebagai minyak pangan..?

Dengan kenaikan harga kopra, tentu saja sangat memukul industri minyak kelapa. Naiknya bahan baku minyak (kelapa dan kopra) akan meningkatkan nilai HPP harga pokok produksi minyak goreng kelapa, sudah pasti akan menaikkan harga jual.

Nah yang repot disini, sementara harga jual harus tinggi, kemampuan beli masyarakat tidak serta ikut naik, Pasti masyarakat akan memilih alternatif harga yang lebih murah. Dengan kondisi seperti ini, industri minyak kelapa akan sangat tertekan, dan bahkan solusi yang paling adil adalah menghentikan sementara produksi bahkan bisa gulung tikar… :(. Tragis.

Kondisi industri minyak kelapa yang seperti ini, sayangnya tidak serta merta membuka Mata PEMERINTAH. Justru Pemerintah lebih memilih Pengusaha Minyak dari bahan baku sawit, bahkan Pemerintah sudah lebih dahulu memberikan minyak subsidi untuk minyak makan dari sawit tersebut. Tragis…

Dengan kondisi seperti ini, kami penulis hanya berharap bahwa kondisi segera pulih, dan para pengrajin minyak bisa kembali tersenyum, karena memang sudah ditunggu-tunggu oleh konsumen setia minyak kelapa.

Oleh : *Mansur Mashuri, (untuk berhubungan klik disini)

*Praktisi kelapa tinggal di Yogyakarta.

Iklan

Satu pemikiran pada “Akankah Petani Kopra Terus Sejahtera…?

  1. saya suplier kelapa dalam bentuk butiran kepabrik2 tepung kelapa, jika ada enawaran yg lebih bagus saya siap menyuplai dgn pertimbangan2 tadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s