Cara Pemanfaatan Sabut Kelapa

Kawan-kawan di daerah luar jawa, banyak yang melontarkan pertanyaan bagaimana memafaatkan sabut kelapa yang melimpah. Persoalan utama adalah bahan baku melimpah, tapi miskin pemanfaatan. Banyak yang peduli, tapi kebingungan memulainya.
Disini akan dibahas beberapa alternatif yang saya kira bisa menjadi solusinya.
  1. Seluruh bagian sabut kelapa dihancurkan untuk media tanam atau pupuk. Karakter produk ini, mampu menyerap air dan pupuk sehingga dapat menambah kesuburan tanah. Cara ini adalah langkah mudah, karena tidak perlu keahlian khusus dan pemikiran panjang untuk pemanfaatannya.
  2. Sabut kelapa dipisahkan antara serat dan serbuknya. Produk ini adalah cocofiber dan cocopeat. Cocofiber adalah bahan dasar untuk kerajinan sabut kelapa, sedangkan cocopeat untuk media tanam dan pupuk. Langkah mudah pemanfaatan produk adalah dengan menjual cocofiber, khusus luar jawa sangat berpotensi besar untuk ekspor sabut kelapa/cocofiber. Hanya perlu dipertimbangkan tentang transportasi, agar harga bisa kompetitif. Khusus yang dekat dengan pelabuhan besar, adalah peluang untk ekspor produk tersebut.
  3. Membuat cocopeat blok untuk keperluan ekspor. Pasar Korea sangat besar untuk produk ini. Namun untk usaha ini, perlu tambahan dana untuk alat press cocopeat.
  4. Cocofiber digunakan sebagai bahan dasar industri tali untuk kerajinan, atau tali kapal dll.
  5. Cocofiber sebagai bahan dasar industri kerajinan rumah tangga. Kesed, matras olahraga, sapu rumah, sikat adalah contoh kecil untuk industri ini.
  6. Cocofiber untuk industri mebelair. Produk turunan ini sangat banyak aplikasi, seperti untuk kasur spring bed, jok mobil, jok pesawat,  untuk matras olahraga, untuk cocopot/pot sabut, untuk bahan dasar pengganti fiber glass, peredam suara dll, aplikasi produk mebelair biasa disebut dengan rubberrized coir/ industri sabut berkaret.
  7. Cocofiber dan cocopeat dapat digunakan untuk aplikasi penghijauan. Produk cocomesh dan cocofiber dapat menghijaukan lahan-lahan kritis, reklamasi pantai dengan mencegah erosi dan abrasi.
  8. Cocofiber juga dapat diaplikasikan untuk sarana penghijauan taman. Unsur serap air pada cocofiber dapat dimanfaatkan untuk membuat garden roof (taman atap bangunan) juga dapat dibuat taman buah-buahan di lahan terbatas.
Dari sekian banyak manfaat dan aplikasinya, kawan-kawan didaerah bisa mengukur kemampuan, sampai sejauh mana dapat dilakukan, apakah hanya pada pemanfaatan raw material/ bahan dasar, ataukah untuk kepentingan produk turunannya.
Pemanfaatan raw material cocofiber khusus untuk ekspor sangat besar, China dan korea adalah penyerap terbesar sampai saat ini, juga untuk pasar eropa. Hanya kembali untuk kawan-kawan di daerah, perlu dipikirkan tentang transportasinya. Mudah tidak…?
Selama ini, jika akan dikembangkan untuk industri turunan sabut kelapa, kendala terbesar di daerah luar jawa adalah SDM pengolahnya. Maka dengan melihat daftar diatas, bisa memperkirakan akan dibawa kemana arah pengembangan sabut kelapa tersebut.
Jika kawan-kawan, ingin mengetahui lebih jauh tentang pemanfaatan produk turunan sabut seperti diatas, kami dari RumahSabut Yogyakarta, bisa memfasilitasi untuk Pelatihan peningkatan life skill produk sabut.
By :
Mansur Mashuri (Pelaku Bisnis Sabut Kelapa, Tinggal di Yogyakarta)

 

“Cocomulsa” Mulsa Alami untuk Tanaman Organik

Menurut Dr. Henry Chang, pakar teori Organik dari Taiwan menyatakan bahwa “makanan organik” berarti seluruh produk pertanian bebas dari pupuk kimia, bahan kimia atau bahan tambahan sejak permulaan, yaitu seluruhnya alami, termasuk juga dalam hal membajak tanah secara tradisional, menggunakan pupuk alami atau memasukkan cacing untuk menggemburkan tanah melalui penggalian lubang yang alami, sehingga menyebabak tanah mendapatkan efek dioksidasi yang meminimalkan pencemaran tanah, udara, dan air di kawasan tersebut.

Nah, merujuk teori tersebut, salah satu hal yang bisa ditambahkan dalam proses penanaman tanaman organik, dimana saat penanaman sering menggunakan mulsa untuk menghalangi tumbuhnya tanaman liar, dan biasanya mulsa yang tersedia berasal dari plastik yang berwarna hitam, berasal dari limbah plastik, jik hal demikian masih terjadi, sekarang telah tersedia mulsa untuk tanaman organik yang berasal dari bahan organik/alami sebagai pengganti mulsa plastik. Produk tersebut adalah Cocomulsa.

Cocomulsa merupakan lembaran cocosheet/lembaran sabut kelapa yang dibentuk dengan latek kompon. Menurut penelitian dari Kementrian Lingkungan Hidup, senyawa kimia yang ditambahkan dalam bahan latek kompon yang digunakan dalam proses pembuatan cocosheet setelah dipanaskan >80 C akan hilang dengan sendirinya. Dan itu telah dinyatakan dalam sertifikat bebas benda berbahaya. Jadi dijamin Aman dan organik.

Cocomulsa tersedia dalam bentuk lembaran meter persegi, atau dapat dibuat sesuai dengan keperluan, misal dalam bentuk kotak, lingkaran atau lainnya. seperti gambar dibawah ini :

Atau juga dalam bentuk lingkaran seperti gambar dibawah ini :

Cocomulsa tersedia dalam berbagai ketebalan, mulai dari 1mm-10 mm, atau dapat disesuaikan dengan keperluan.

Sebenarnya bahan cocosheet ini juga dapat dipergunakan sebagai media tanam pengganti tanah pertanian organik, dengan ketebalan tertentu, sheet ini mampu bertahan sebagai pengganti tanah. Contoh produk kami yang berhasil digunakan sebagai media tanam di dinding bisa dilihat di link ini.

Apabila tertarik dengan berbagai aplikasi produk-produk organik berbahan sabut kelapa bisa menghubungi kami.

Untuk Informasi dan Pemesanan:

Hub : Mansur Mashuri, Cp (081328042283), email : mansur_mash@yahoo.com

Homebase : Jl. Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta, Indonesia

 

 

 

 

Aneka “Cocopot” Pot Tanaman yang Ramah Lingkungan

RumahSabut Yogyakarta, terus ikut berperan dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, dengan senantiasa menghadirkan produk-produk Eco-Green. Salah satunya adalah Cocopot.

Cocopot atau pot yang berasal dari sabut kelapa yang dibentuk dengan bantuan latek alam. Berbagai variasi produk kami hasilkan, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Antara lain untuk keperluan, pertamanan, pembibitan, juga dapat berfungsi sebagai hiasan.

Banyak produk kami diserap untuk keperluan reklamasi tambang, pertamanan, juga untuk hiasan. Berikut kami sampaikan contoh-contoh Cocopot yang berhasil kami produksi.

Cocopot ramah lingkungan

Cocopot silinder untuk keperluan taman

Cocopot Tabung Silinder Cocok untuk Pembibitan tanaman keras

 

Cocopot kecil cocok untuk pembibitan


Untuk Informasi dan Pemesanan:

Hub : Mansur Mashuri, Cp (081328042283), email : mansur_mash@yahoo.com

Homebase : Jl. Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta, Indonesia

“Coir Sheet” Cocofiber untuk Alas Sepatu

Serat Fiber ramah lingkunganTren untuk kembali ke produk yang ramah lingkungan semakin besar arusnya, termasuk industri sepatu.

Pelapis alas sepatu bagian dalam biasanya memakai sheet atau lembaran dari bahan plasti atau busa sintetik. Namun karena kepedulian dari para produsen sepatu akan bahan yang ramah lingkungan, mulai sekarang banyak dicoba menggunakan bahan yang alami, salah satunya memakai coir sheet atau cocosheet atau lembaran sabut kelapa berkaret.

Coir Sheet atau Cocosheet merupakan lembaran fiber yang terbuat dari sabut kelapa yang dipress dengan bantuan karet lateks. Untuk coirsheet bahan alas sepatu biasanya diambil dengan ketebalan 1-1,5 cm.

Kami menyediakan cocosheet untuk bahan alas sepatu dengan ketebalan bervariasi (sesuai permintaan) dengan ukuran per m2.

Untuk Informasi dan Pemesanan:

Hub : Mansur Mashuri, Cp (081328042283), email : mansur_mash@yahoo.com

Homebase : Jl. Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta, Indonesia