Rumah Sabut Pusat Produksi Cocomesh di Jawa

RumahSabut Yogyakarta, yang selama ini konsen mengolah dan memasarkan produk-produk olahan sabut kelapa, seperti untuk kerajinan rumah tangga (sapu, kesed, tali dll), kerajinan sabutret (matras, kasur, jok mobil, jok kursi pesawat), aneka produk untuk lingkungan (cocopot, cocomesh, cocomulsa dll).

Kepercayaan dari konsumen terus meningkat, seiring sosialiasi tanpa henti dari produk sabut baik dari segi ekonomis kemanfaatan produk sabut, ataupun kepuasan konsumen terhadap produk-produk kami.

Produk turunan sabut kelapa yang digunakan untuk aplikasi lingkungan seperti Cocomesh dan Cocopot, semakin banyak diburu oleh para perekayasa konservasi lingkungan.

Produk Cocomesh dan cocpot kami sudah banyak terpakai untuk perusahaan yang bergerak di bidang konservasi tambang, seperti PT Unitek Borneo di Kalimantan Timur, PT Agincourt Resources di Medan, PT Freeport Mining Indonesia, juga untuk beberapa konsumen  untuk reklamasi tambang di sumatera lainnya.

Kami berharap sosialisasi penggunaan cocomesh untuk keperluan reklamasi tambang, atau untuk penguatan jalan, tebing, pencegah longsor, reklamasi pinggir pantai, dapat semakin lebar.

RumahSabut Yogyakarta sebagai Pusat Produksi dan Pemasaran Cocomesh di Jawa mampu memproduksi cocomesh dengan skala besar dengan waktu yang cepat, kami banyak memberdayakan masyarakat dalam proses produksinya.

Beberapa aktivitas produksi Cocomesh :


Kegiatan produksi di Masyarakat

Cocomesh memiliki nama lain coir net, coir roll, coir mat, coir geotextile atau jaring  sabut kelapa memiliki beberapa keunggulan antara lain :

  1. Bahan adalah serat alami
  2. Bahan serat kuat, mampu bertahan lama tetapi biodegradable
  3. Mampu menahan air

Cocomesh memiliki beberapa dimensi

  1. Jarak antar tali : 2×2 cm, 3×3 cm, 4xcm
  2. Diameter tali : 0,4 – 0,7 cm
  3. dimensi : 1×50 m, 1x30m , 2x25m, 2x30m, 2×50 m as requirement
  4. Harga : menyesuaikan ukuran
  5. Kapasitas produksi : > 20.000 m2 / bulan
  6. Pengangkutan : kontainer 20 ft ~ 4300 m2,
    truk fuso ~ 6000 m2, truk tronton ~ 10.000m2

Workshop :
Jalan Parangtritis Km 5.8 Yogyakarta, Indonesia

Office :
Jalan Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta, Indonesia
email : mansur_mash@yahoo.com
Contact person : Mansur Mashuri (081328042283)

 

 

Iklan

Mengenal Lebih Dekat Coir Geotekstil (3)

Kita lanjutkan pembahasan dan pengenalan sabut geotekstil, setelah jauh kita mengenal fungsi dan kegunaan, kita akan bahas lebih dekat tentang Sabut Geotekstil.

Sabut Geotekstil untuk Penyembuhan Erosi

Sabut GeotekstilErosi dapat berbentuk kehilangan sejumlah tanah, badai migrasi yang mengalir berkecepatan sampai 250 ton per hektar dari atas tanah. Aliran air hujan yang berlebihan ini menyebabkan kerusakan pada saluran air dan selokan. Biasanya masalah ini dapat ditahan oleh gambut atau rumput, tetapi pada musim lain, benih yang ditanam hanyut karena keterbatasan waktu untuk akar tumbuh lebih dalam. Pada kasus ini, coir blanket atau selimut sabut dapat memainkan peran yang efektif. Ketika benih rumput ditebar diatas jala, segera akan memberikan perlindungan kepada tanah.

Dengan berlalunya waktu, akar akan mengambil peran perusahaan dalam memberikan vegetasi yang permanen. Jala-jala sabut akan memegang memegang benih dan mencengkram tanah, sehingga efektif dapat menahan erosi pada musim hujan.

Sabut Geotekstil1Keuntungan lain yang dapat diperoleh dari pemakaian coir geotekstil adalah :

  1. Pelapisan tanah dalam melawan angin dan hujan badai serta hanyut oleh air dan mencegah terbentuknya  saluran air
  2. Memberikan perkecambahan yang baik pada benih dan menjadi penghalang bagi angin, hujan dan burung.
  3. Mengontrol kelembaban permukaan tanah, dan membantu perkecambaha benih dan pertumbuhan bibit
  4. Menyerap radiasi matahari dan memelihara suhu ideal bagi pertumbuhan benih

Cara Meletakkan Coir Geotekstil

  1. Tingkat daerah  / level area
  2. pertama lakukan penyemaian rumput dan padatkan permukaan tanah
  3. Letakkan gulungan coir geotekstil sesuai aliran air
  4. Amankan ujung atas dan bawah pada ujung-ujung jala
  5. Pasang ujung-ujung jala menggunakan staples
  6. Lakukan penyemaian yang kedua
  7. Lakukan pengairan lereng

Bahasan Habis 🙂  Akan kami lanjutkan dengan pengenalan aplikasi yang lebih detil.

By Mansur Mashuri

(Sumber : http://www.keracoir.com)

Untuk Konsultasi dan Pemesanan, Hub : RumahSabut Co. Jl. Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta. Cp. 081328042283. email : mansur_mash@yahoo.com

.

Mengenal Lebih Jauh Coir Geotekstile (2)

Sabut geotekstile2

Tali sabut atau dalam istilah jawa “tampar” atau tali tampar dengan berbagai kepadatan & ketebalan telah terbukti sukses sebagai agen stabilisasi permukaan lereng (slope stabilization) sebelum revegatasi. Selain itu juga berfungsi untuk soil bioengineering (Teknik Rekayasa tanah), pengendali erosi, penguatan tanah dan lainnya.

Coir Geotekstil memiliki kekuatan tarik yang sangat tinggi, mampu menyerap air, dan memecah permukaan tanah menjadi gembur. Selain itu juga mempromosikan vegetasi baru dengan menyerap air dan mencegah humus menjadi kering. Coir Geotekstil menyerap radiasi matahari seperti tanah alam sebagai bahan geosintetis. Juga memberikan dukungan kepada tanah yang baik sampai 5 tahun sehingga cukup untuk vegetasi alam dapat tumbuh dan mengambil alihnya. Bahkan sabut geotekstil ini dapat diandalkan untuk sebagai tanggul di lereng dengan sedikit atau tanpa vegetasi. Aplikasi lain adalah untuk pelapis lereng ski yang digunakan untuk memperkuat dasar course water/kursus air. Penurunan/degradasi nilai dari sabut sangat lambat dibawah air, dan biasanya mikroorganisme perusak berjalan dengan lambat.

Sabut Geotekstil sangat rendah biaya, setelah tujuan pemasangan tercapai, sabut ini tidak perlu dilepas/dihilangkan layaknya geotekstil sintetis, karena sifatnya yang ramah lingkungan dan bio-degradable. Sabut hancur hanya meninggalkan humus. Saat ini sabut geotekstil memiliki permintaan dunia yang sangat tinggi, dari negara yang sadar akan ekologi alam.

Beberapa aplikasp1i dan fungsi Coir Geotekstil

  1. Stabilisasi tanah lereng berfungsi untuk penguatan dan pengendalian erosi
  2. Penguatan dinding tanah berfungsi untuk penguatan dan drainase
  3. Stabilisasi jalan berfungsi untuk filtrasi, drainase, pemisahan, penguatan dan penyekapan
  4. Jalan rel, alur stabilisasi berfungsi untuk filtrasi, pemisahan, penguatan kurungan
  5. Tanggul pada tanah lunak, berfungsi untuk filtrasi, pemisahan, penguatan dan pengendalian erosi
  6. Land fill berfungsi untuk filtrasi, drainase, pemisahan, perlindungan,  dan pengkapsulan
  7. Kontrol erosi lereng berfungsi untuk pengendalian erosi dan penyekapan
  8. Lahan reklamasi berfungsi untuk filtrasi, pemisahan dan penguatan
  9. Penguatan tanggul sungai berfungsi untuk iltrasi, pemisahan dan pengendalian erosi

Dari aplikasi dan fungsi diatas, terlihat bahwa ada perbedaan yang besar antara fungsi dan aplikasi. Hal ini berbagai fungsinya dapat dipenuhi sebagian besar oleh sabut geotekstil/coir geotextiles.

Beberapa fungsi lain dari penggunaan sabut geotekstile yang terbukti efektif dan efisien biaya, antara lain:

  1. Penyembuhan erosi
  2. sub-base layer di trotoar jalan
  3. drainase
  4. masalah kestabilan lereng
  5. stabilisasi rel kereta api

Bersambung…

Sumber : http://www.keracoir.com

Untuk Konsultasi dan Pemesanan, Hub : RumahSabut Co. Jl. Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta. Cp. 081328042283. email : mansur_mash@yahoo.com

Saatnya Coir Geotextile Mengubah Indonesia

Coir GeotextileSelama ini dunia teknik sipil Indonesia lebih banyak mengenal geotextile sebagai aplikasi kontrol erosi, lanscaping, teknik rekayasa tanah/soil engineering, kontrol sedimentasi adalah berbahan sintetis. Namun perkembangan terakhir, arah positif sudah mulai tampak, penggunaan bahan yang ramah lingkungan mulai dilakukan. Meski penggunaannya terbatas di lokasi tambang-tambang Internasional yang nampaknya konsultannya dari luar, Sebetulnya, isu lingkungan di luar negeri sangat besar, sehingga mereka sangat intensif mencari bahan yang ramah lingkungan. Dan yang ironis mereka mengggunakan bahan yang terdapat melimpah di negeri kita yaitu adalah Coir Geotextile atau Geotextile dari sabut kelapa atau kalau di kita sering disebut dengan Cocomesh

Lucunya, kita mengekspor sabut kelapa tanpa tahu mau dibuat apa, sementara kita menerima produk-produk untuk aplikasi geotextile sintetis, yang sejatinya di luar negeri sudah mulai ditinggalkan. Siapa yang diuntungkan..? India dan Srilangka dalam hal ini sudah banyak mengambil keuntungan dari isu lingkungan ini, dengan menjadi pusat produksi dan perdagangan geotextile dunia.

Lalu apakah kita hanya tinggal diam, tentu tidak ya, Saya bertekad melalui perusahaan saya RUMAHSABUT akan mulai menjadi pionir dalam pengembangan geotextile di Indonesia dan akan mempublikasikannnya ke Indonesia. Dan kami siap menjadi mitra dalam sosialisi dan penggunaan coir geotextile untuk aplikasi pemulyaan tanah.

By : Mansur Mashuri

Untuk Konsultasi dan Pemesanan, Hub : RumahSabut Co. Jl. Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta. Cp. 081328042283. email : mansur_mash@yahoo.com

Cocomesh (Jaring Sabut Kelapa)

Nama    : Cocomesh, Coconet (Indonesia), Coir Net, Coir Roll (Korea), Coir Geotextile (India, Inggris)


Fungsi : Cocomesh berfungsi sebagai media tumbuh tanaman, sangat cocok untuk reklamasi bekas tambang, atau pantai, penguatan tebing, pencegah erosi, penguatan tanah, penguatan jalur sepanjang rel kereta, penguatan tebing jalan atau jembatan.

Penggunaan : diletakkan di areal bekas tambang atau pantai dengan cara dipatok sisi-sisinya.

 

Gambar

atau Coirnet yang banyak dipakai Korea

Contoh Ukuran Jaring Cocomesh

 

Kelebihan dan Keunggulan :

Keunggulan Cocomesh atau coir geotextile dibanding dengan geotextile dari bahan sintetis antara lain :

  1. Bahan adalah serat alami
  2. Bahan serat kuat, mampu bertahan lama tetapi biodegradable
  3. Mampu menahan air

 

Dimensi

Cocomesh memiliki beberapa dimensi

  1. Jarak antar tali : 2×2 cm, 3×3 cm, 4xcm
  2. Diameter tali : 0,4 – 0,7 cm
  3. dimensi : 1×50 m, 1x30m , 2x25m, 2x30m, 2×50 m as requirement
  4. Harga : menyesuaikan ukuran
  5. Kapasitas produksi : > 20.000 m2 / bulan
  6. Pengangkutan : kontainer 20 ft ~ 4300 m2,
    truk fuso ~ 6000 m2, truk tronton ~ 10.000m2

 

Workshop :
Jalan Parangtritis Km 5.8 Yogyakarta, Indonesia

Office :
Jalan Gedongkuning Selatan 202 Yogyakarta, Indonesia
email : mansur_mash@yahoo.com
Contact person : Mansur Mashuri (081328042283)