6 Alasan Kelapa Segar Cocok Untuk Minyak Goreng Skala UKM

Banyak yang menanyakan kepada saya, mana yg lebih tepat tentang proses pembuatan minyak goreng kelapa yang baik, berkualitas, harga terjangkau, cepat dan efisien untuk industri menengah dan kecil apakah dari kopra atau kelapa segar.

Menurut pendapat pribadi saya, anda boleh tidak setuju, tetapi ini adalah analisis dan pengalaman pribadi kami, dimana dari bahan KELAPA SEGAR jauh lebih EFISIEN.

Berikut 5 alasan kelapa segar jauh lebih efisien untuk menjadi minyak goreng dari pada KOPRA.

  1. Proses pembuatan minyak mentah lebih cepat, 1 hari jadi. Bandingkan dengan kopra yang bisa memerlukan waktu minimal 3 hari.
  2. Hasil produksi minyak mentah dari kelapa segar JAUH lebih bersih (bisa dibuat dg metode VCO, atau pemanasan), Bandingkan dengan metode kopra, harus dipress terlebih dahulu, dengan hasil press minyak mentah kopra yang kental, coklat dan berbau. Belum lagi nyaringnya.
  3. Tahap selanjutnya saat pemurnian minyak, dg bahan minyak mentah dari kelapa segar, JAUH lebih sederhana, karena kandungan FFA yang harus dikeluarkan kurang dari 1%, Bandinngkan dengan minyak mentah Kopra kandungan FFA nya bisa mencapai 2%
  4. Bau yang dihasilkan dari proses kelapa segar, jauh lebih soft, JAUH jika dibandingkan dengan hasil press kopra yang bau sekali. Sehingga untuk minyak press kopra, Wajib dilakukan proses DEODORISASI. Sementara dari kelapa segar tidak harus, pilihan saja.
  5. biaya Investasi alat dari bahan kelapa segar, bisa ditekan lebih terjangkau, dibandingkan dengan dari bahan kopra
  6. Intinya, untuk pabrik pengolahan minyak goreng kelapa dari kopra, hanya cocok dilakukan oleh pabrik. Sementara untuk skala UKM, sangat cocok dari bahan kelapa segar. Hasilnya pun dari bahan kelapa segar bisa jauh lebih baik daripada kopra.

Terima kasih….

 

Akankah Petani Kopra Terus Sejahtera…?

Harga Kopra yang melambung akhir-akhir ini, sangat membahagiakan petani kelapa dan kopra, mereka kebanjiran rezeki dari imbas kenaikan harga ini, seperti telah dibahas dalam tulisan saya lalu, bisa dibaca disini.

Sebenarnya, peningkatan harga kopra, menurut beberapa analisa hasil diskusi, merupakan kejadian ekstra ordinary, diluar kebiasaan, bukan harga yang wajar dan seimbang.

Beberapa faktor penyebab telah disebutkan dalam tulisan saya terdahulu, silahkan baca disini. Namun ada penyebab tambahan yang mempengaruhi kenaikan ini, antara lain dipicu oleh kondisi alam yang tidak tentu, hampir sepanjang tahun 2010 dan awal 2011 adalah musim basah, hujan terus, sehingga mengurangi produksi kopra yang banyak mengandalkan cahaya matahari, selain itu produktivitas panen kelapa menurun, karena kondisi hujan, menyebabkan orang malas untuk mengambil kelapa.

Selain faktor hujan terus menerus, di Filipina sebagai salah satu produsen kelapa dan kopra terbesar di dunia, juga terjadi badai dan bencana yang tanpa henti, yang dengan hal ini, sangat mengurangi pasokan kopra ke pasar. Faktor Philipina lah yang diperkirakan yang menjadi penyebab kanaikan harga secara signifikan.

Ada faktor lain yang ternyata juga berpengaruh, adalah faktor kenaikan harga minyak bumi. Setiap kenaikan harga minyak bumi, apalagi sekarang sudah mencapai 100 US$ per barel, hal ini memicu penggunaan minyak nabati CPO dan Minyak nabati lainnya, digunakan sebagai bahan bakar biooil berupa biodiesel.

Tarik menarik kepentingan antara minyak pangan dan energi, diprediksikan mendatang akan semakin kuat, apalagi sekarang konflik di Dunia arab sebagai penghasil minyak bumi sedang berhembus kencang.

Nah beberapa faktor tambahan yang menyebabkan kenaikan harga kopra ini memang merupakan kejadian luar biasa, jika dilihat dari faktor-faktor tersebut diatas. Dan dengan kejadian ini, telah terbukti yang diuntungkan hanya petani/pedagang kopra saja, sementara rakyat banyak yang mengkonsumsi minyak kelapa sajalah yang makin sengsara.

Lantas kemudian, pengaruh apakah yang terjadi secara keseluruhan untuk industri minyak kelapa sebagai minyak pangan..?

Dengan kenaikan harga kopra, tentu saja sangat memukul industri minyak kelapa. Naiknya bahan baku minyak (kelapa dan kopra) akan meningkatkan nilai HPP harga pokok produksi minyak goreng kelapa, sudah pasti akan menaikkan harga jual.

Nah yang repot disini, sementara harga jual harus tinggi, kemampuan beli masyarakat tidak serta ikut naik, Pasti masyarakat akan memilih alternatif harga yang lebih murah. Dengan kondisi seperti ini, industri minyak kelapa akan sangat tertekan, dan bahkan solusi yang paling adil adalah menghentikan sementara produksi bahkan bisa gulung tikar… :(. Tragis.

Kondisi industri minyak kelapa yang seperti ini, sayangnya tidak serta merta membuka Mata PEMERINTAH. Justru Pemerintah lebih memilih Pengusaha Minyak dari bahan baku sawit, bahkan Pemerintah sudah lebih dahulu memberikan minyak subsidi untuk minyak makan dari sawit tersebut. Tragis…

Dengan kondisi seperti ini, kami penulis hanya berharap bahwa kondisi segera pulih, dan para pengrajin minyak bisa kembali tersenyum, karena memang sudah ditunggu-tunggu oleh konsumen setia minyak kelapa.

Oleh : *Mansur Mashuri, (untuk berhubungan klik disini)

*Praktisi kelapa tinggal di Yogyakarta.

Selamat…! Provinsi Sulut Berhasil Ekspor Minyak Kelapa

Ditengah tertutupnya Informasi penjualan atau pemasaran Minyak Goreng Kelapa, Harian Republika tanggal 20 Desember 2010 kolom bisnis dan ekonomi mengeluarkan sebuah “Hot News” Provinsi Sulut Ekspor Minyak Kelapa ke Belanda

.

Tak tanggung-tangung nilai ekspor sangat fantastis, senilai 9,78 juta US$ atau sekitar 88,02 Milayar Rupiah, kurs 1US$ = Rp 9000. Nilai Ekspor tersebut untuk penjualan minyak kasar atau Crude Coconut Oil (CCO) sebanyak 7.475.300 kg, Luar Biasa.

Baca lebih lanjut

Cara Sehat Masak dengan Minyak Kelapa

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan akan minyak dan mengurangi pengaruh berbahaya yang diakibatkan oleh lemak dari makanan, sebaiknya gunakan saja minyak kelapa dalam memasak dan kebutuhan pembuatan makanan. Kebanyakan minyak kelapa mempunyai rasa yang sangatlembut dan dapat digunakan untuk membuat jenis makanan apa saja.

Oleh karena minyak kelapa mengandung lemak jenuh maka panas pemasakan tidak menimbulkan radikal bebas seperti yang terjadi pada minyak sayur lain. Akan merasa aman karena tidak membahayakan kesehatan ketika dimakan. Namun minyak kelapa mempunyai titik penguapan rendah maka harus diatur dibawah suhu 177 derajad Celsius ketika memasak makanan di atas kompor. Apabila tidak mempunyai petunjuk suhu di atas kompor, kita bisa tahu ketika telah melampui titik ini karena minyak mulai berasap. Ini merupakan suhu pemasakan cukup tinggi dan bisa digunakan untuk memasak makanan apa saja. Ketika membakar roti, muffins dan casserols dengan memakai minyak kelapa bisa diatur pada suhu diatas 177 derajad Celsius karena kondisi lembab makanan saat dimasukkan menyebabkan suhu menurun di bawah 100 derajad Celsius.

Minyak kelapa akan melebur pada suhu 25 derajad Celsius menjadi cairan jernih dan terlihat seperti minyak sayur lain. Di bawah suhu ini akan menjadi padat dan mempunyai penampilan putih kekuning-kuningan.Hal ini biasanya terjadi pada musim dingin (bediding-jawa). Pada suhu ruangan sedang akan mempunyai tekstur mentega lunak dan sering dinamakan mentega kelapa. Karena minyak kelapa mempunyai sifat mentega pada suhu ruangan normal,minyak kelapa biasanya tidak digunakan sebagai salad. Minyak zaitun dingin berkualitas tinggi lainnya lebih baik untuk salad dingin. Minyak kelapa bisa dioleskan di atas roti sebagai pengganti mentega atau margarin.Beberapa merek minyak kelapa memberikan rasa lunak dan enak hingga membuat setiap olesan terasa sangat sedap. Kalau menyukai rasa mentega yang sesungguhnya, bisa membuat olesan yang lebih sedap dengan menggunakan separuh mentega dan separuh minyak kelapa untuk dicampur bersama-sama.

Sampai saat ini tidak dibutuhkan resep khusus dalam menggunakan minyak kelapa. Gunakan saja untuk menggantikan minyak lain pada resep-resep yang menggunakan mentega, bumbu penyedap,margarin atau minyak sayur. Cobalah pada kue, roti cake, muffins, pie cruts dan pancake butter. Minyak kelapa sangat baik pada pemakaian di atas skillet atau kompor. Silahkan menggunakan campuran minyak kelapa dan mentega leleh dalam suatu adonan maka rasanya akan sangat sedap.

Untuk dipakai sebagai minyak goreng, tidak ada yang bisa mengalahkan minyak kelapa,dan yang terpenting tidak banyak diserap ke dalam makanan sebanyak minyak sayur lainnya. Dan tidak menguap begitu banyak sehingga bisa digunakan secara berulang-ulang. Biasanya dokter menganjurkan untuk tidak mengkonsumsi gorengan terlalu sering karena minyak sayur yang dipakai untuk menggoreng menjadi beracun ketika digoreng. Namun berbeda dengan menggoreng menggunakan minyak kelapa,makanan tetap menjadi baik dan sehat sejauh tidak dipanaskan secara berlebihan. Minyak apa saja, termasuk minyak kelapa,akan menghasilkan produk sampingan yang beracun kalau dipanaskan secara berlebihan.

Dalam suhu normal, minyak kelapa bisa tahan dan segar selama dua atau tiga tahun. Apabila disimpan ditempat yang dingin maka akan menjadi lebih tahan lama. Memang ada orang yang lebih senang menggunakan minyak kelapa dalam kondisi padat karena mereka lebih terbiasa mengiris dengan pisau, maka pilihan menyimpan minyak kelapa dalam almari pendingan merupakan langkah yang pas.

 

Sumber : http://ayampressto.blogspot.com

Cara Mudah Membuat Minyak Goreng Kelapa

Beberapa diantara pembaca blog ini banyak yang tanya, kenapa membuat minyak goreng kelapa dari kopra masih bau, rasanya juga gak enak.

Membuat minyak dari kopra sangat kompleks prosesnya. ada beberapa hal yang perlu dikerjakan, seperti pengendapan getah atau dengan degumming, refining atau pemurnian menggunakan basa NaoH/KOH untuk menghilangkan asam lemak bebas/FFA Free Fatty Acid, kemudian karena masih kurang jernih/kuning kerug, minyak hasil refinasi dilakukan bleaching atau pemucatan, dan yang terakhir, harus dilakukan deodorisasi dan terakhir adalah penyaringan.

Kompleknya pembuatan minyak kopra, karena hasil press minyak kopra berkarakter kotor, kental karena ada getahnya, berwarna kuning pekat karena banyak jamur selama pengeringan.

Cara kopra sangat pas dilakukan oleh industri menengah dan besar, untuk industri kecil akan sangat merepotkan. Selain prosesnya sangat panjang, juga biayanya jadi mahal.

Sebenarnya ada cara yang mudah untuk membuat minyak goreng kelapa, bahkan hasilnya lebih bagus, prosesnya hanya dengan mengeluarkan minyak dengan cara basah, waktunya hanya 1 hari, langsung dibuat minyak goreng juga bisa.

Secara sederhana proses membuat minyak goreng kelapa adalah :

  1. Mengeluarkan minyak dari daging
  2. Menghilangkan FFA atau pemurnian (penyebab bau dan tengik dalam minyak goreng)
  3. Penyaringan

Keunggulan dengan cara basah ini, mninyak mentah yang dihasilkan berwarna putih, segar, pembuatannya singkat hanya 6jam. Karena bahan bakunya bagus, otomatis pada saat pemurnian pun prosesnya singkat, tidak perlu memakai sistim RBD (refining, bleaching dan deodorisasi). Setelah pemurnian langsung disaring. Hasilnya pun bagus sekali. Lihat hasilnya dibawah ini:

Ini adalah minyak goreng hasil proses dengan cara basah, ada 2 grade, grade satu (premium) dan grade 2 (hasilnya seperti minyak dari kopra)

Jadi bagi teman-teman yang masih berpikir ke kopra, saya ingin memberikan pandangan lain, bahwa membuat minyak kelapa sangat mudah dan sederhana. Asal tahu teknisnya.

Bagi kawan-kawan yang ingin mengetahui teknis cara mudah membuat minyak goreng kelapa, bisa mengikuti pelatihan di tempat kami. Tersedia juga mesin pembuatan minyak goreng yang sederhana. cocok untuk industri rumah tangga, tidak kalah juga dengan industri kelas menengah.

Hubungi kami disini 081328042283, atau klik disini