Oleh-Oleh Pelatihan Kelapa di Bontang Lestari Bontang

Beberapa hari yang lalu, alhamdulillah kami dari tim Rumah Kelapa Indonesia berkesempatan berbagi ilmu dalam program pelatihan kelapa terpadu dengan kawan-kawan di Bontang Lestari, bekerjasama dengan Kawal Borneo Community Foundation (KBCF) melalui program PNPM Peduli, bekerjasama dengan yayasan  BIKAL dan PT Badak NGL.

Lokasi pelatihan berada di sekitar kawasan LNG Badak Bontang Kalimantan Timur, tepatnya dikawasan Teluk Kadere, Salantuko, dan Tuk Unggul, sebuah tempat yang eksotis dikunjungi, kawasan yg dipisahkan laut, namun juga bisa dikunjungi melalui jalan darat yang berputar. Pelatihan dimulai hari senin dan selasa tanggal 3-4 September 2012.

Karena Area pelatihan yang berada di seberang LNG Badak, kami berkesempatan naik SpeedBoat yang disediakan LNG Badak, perjalanan sekitar 15 menit lumayan menyenangkan 🙂

Materi pelatihan yang disampaikan antara lain pengolahan sabut kelapa menjadi tali sabut, kesed sabut, sapu sabut. Sebenarnya… Masyarakat disekitar pantai sudah pernah membuat kesed dari sabut kelapa, namun ternyata kualitas produk akhir masih jauh dari layak jual hehe 🙂 . Syukur kami datang kesana bisa memberikan sedikit gambaran pengembangan pengolahan sabut kelapa yang lebih layak jual.

Antusiasme peserta sangat kami syukuri sangat tinggi, meski 2 hari mereka mampu menyelesaikan pelatihan dengan cukup bagus hasilnya. Penduduk Kalimantan timur Mayoritas warga adalah pendatang, kebetulan tempat pelatihan warga berasal dari Mamuju Sulawesi Barat. Warga Pendatang ke Kaltim rata-rata dari Suku Bugis, Makassar, Banjar, Jawa maupun madura.

Materi lainnya adalah pengembangan Minyak Goreng Kelapa premium. Sebelumnya warga memang sudah membuat minyak goreng dengan cara pemanasan, karena kualitas kurang bisa bertahan lama, pelatihan ini juga sebagai upaya peningkatan kualitas minyak yang lebih layak jual dan tahan lama tidak cepat tengik.

Gambar parut diatas cukup menarik perhatian saya, mereka menggunakan parut dengan penggerak roda, bukan mesin.., saya kira model ini cocok untuk kawasan yang jauh dari sumber listrik. Kebetulan kawasan LokTunggal ini, listriknya baru bisa hidup hanya menjelang malam sampai pagi saja 😦

Akhir dari pelatihan alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana, para peserta bisa menangkap materi pengembangan kelapa, maupun praktek, bahkan diantara peserta sudah ada yg sanggup menjelaskan kembali cara membuat kerajinan sabut kelapa maupun minyak.

Kalau saat pembukaan pelatihan, acara dihadiri oleh pejabat Humas dari LNG Bontang, saat penutupan acara dihadiri oleh wakil Walikota Bontang. Sebagai Manager program, Bapak Saparuddin Senny sangat antusias mengawal acara ini, sehingga sanggup menular ke semua peserta..

Ada hal yang menarik, saat pulang dari tempat pelatihan, karena waktunya sudah lewat jam 16.00 Wita, speed yg membawa kami ke lokasi, ternyata sudah tidak bisa operasi, dengan terpaksa kami harus pakai jalan darat, dan harus jalan kaki hampir 4km, melewati rawa, padang rumput. Luar biasa… Alam Kalimantan yang mempesona ini , sangat disayangkan akses jalan masih belum semuanya tersentuh..

Kebayang kalau anak sekolah harus tiap hari melewati jalan sempit tersebut, apalagi kalau hujan…

Demikian sedikit pandangan mata, hasil kunjungan kami pelatihan pengolahan kelapa terpadu di Bontang lestari, Bontang Kalimantan Timur, semoga bisa mengunjungi daerah-daerah lain, harapan dengan ilmu yang terbatas ini bisa lebih manfaat..

Amiin

Iklan

Cara Pemanfaatan Sabut Kelapa

Kawan-kawan di daerah luar jawa, banyak yang melontarkan pertanyaan bagaimana memafaatkan sabut kelapa yang melimpah. Persoalan utama adalah bahan baku melimpah, tapi miskin pemanfaatan. Banyak yang peduli, tapi kebingungan memulainya.
Disini akan dibahas beberapa alternatif yang saya kira bisa menjadi solusinya.
  1. Seluruh bagian sabut kelapa dihancurkan untuk media tanam atau pupuk. Karakter produk ini, mampu menyerap air dan pupuk sehingga dapat menambah kesuburan tanah. Cara ini adalah langkah mudah, karena tidak perlu keahlian khusus dan pemikiran panjang untuk pemanfaatannya.
  2. Sabut kelapa dipisahkan antara serat dan serbuknya. Produk ini adalah cocofiber dan cocopeat. Cocofiber adalah bahan dasar untuk kerajinan sabut kelapa, sedangkan cocopeat untuk media tanam dan pupuk. Langkah mudah pemanfaatan produk adalah dengan menjual cocofiber, khusus luar jawa sangat berpotensi besar untuk ekspor sabut kelapa/cocofiber. Hanya perlu dipertimbangkan tentang transportasi, agar harga bisa kompetitif. Khusus yang dekat dengan pelabuhan besar, adalah peluang untk ekspor produk tersebut.
  3. Membuat cocopeat blok untuk keperluan ekspor. Pasar Korea sangat besar untuk produk ini. Namun untk usaha ini, perlu tambahan dana untuk alat press cocopeat.
  4. Cocofiber digunakan sebagai bahan dasar industri tali untuk kerajinan, atau tali kapal dll.
  5. Cocofiber sebagai bahan dasar industri kerajinan rumah tangga. Kesed, matras olahraga, sapu rumah, sikat adalah contoh kecil untuk industri ini.
  6. Cocofiber untuk industri mebelair. Produk turunan ini sangat banyak aplikasi, seperti untuk kasur spring bed, jok mobil, jok pesawat,  untuk matras olahraga, untuk cocopot/pot sabut, untuk bahan dasar pengganti fiber glass, peredam suara dll, aplikasi produk mebelair biasa disebut dengan rubberrized coir/ industri sabut berkaret.
  7. Cocofiber dan cocopeat dapat digunakan untuk aplikasi penghijauan. Produk cocomesh dan cocofiber dapat menghijaukan lahan-lahan kritis, reklamasi pantai dengan mencegah erosi dan abrasi.
  8. Cocofiber juga dapat diaplikasikan untuk sarana penghijauan taman. Unsur serap air pada cocofiber dapat dimanfaatkan untuk membuat garden roof (taman atap bangunan) juga dapat dibuat taman buah-buahan di lahan terbatas.
Dari sekian banyak manfaat dan aplikasinya, kawan-kawan didaerah bisa mengukur kemampuan, sampai sejauh mana dapat dilakukan, apakah hanya pada pemanfaatan raw material/ bahan dasar, ataukah untuk kepentingan produk turunannya.
Pemanfaatan raw material cocofiber khusus untuk ekspor sangat besar, China dan korea adalah penyerap terbesar sampai saat ini, juga untuk pasar eropa. Hanya kembali untuk kawan-kawan di daerah, perlu dipikirkan tentang transportasinya. Mudah tidak…?
Selama ini, jika akan dikembangkan untuk industri turunan sabut kelapa, kendala terbesar di daerah luar jawa adalah SDM pengolahnya. Maka dengan melihat daftar diatas, bisa memperkirakan akan dibawa kemana arah pengembangan sabut kelapa tersebut.
Jika kawan-kawan, ingin mengetahui lebih jauh tentang pemanfaatan produk turunan sabut seperti diatas, kami dari RumahSabut Yogyakarta, bisa memfasilitasi untuk Pelatihan peningkatan life skill produk sabut.
By :
Mansur Mashuri (Pelaku Bisnis Sabut Kelapa, Tinggal di Yogyakarta)

 

Pelatihan Membuat Gula Semut Kelapa (Brown Sugar)

Gula semut atau brown sugar semakin banyak diminati oleh masyarakat. Bahannya alami dari gula kelapa (gula merah, gula jawa) menjadikan gula semut salah pilihan gula yang sehat untuk dikonsumsi.

Aplikasi gula semut yang dapat dijadikan sebagai minuman kesehatan, dengan ditambah aneka rempah, seperti jahe, kunir, temulawak, kunir membuat banyak pilihan untuk konsumsi. Hal ini menjadikan peluang usaha yang mencerahkan.

Peluang usaha gula semut sangat terbuka, pasar dalam maupun luar negeri semakin tercerahkan, seiring kesadaran untk mengkonsumsi gula organik. Jika anda tertarik untuk ikut membuat peluang dalam bidang usaha ini, ikuti pelatihannya bersama kami;

PELATIHAN MEMBUAT GULA SEMUT

1. Tujuan

  • Mengenal pengolahan nira kelapa
  • Membuat gula semut kelapa
  • Mengelola pasar gula semut kelapa

2. Materi

  • Seputar pemanfaatan nira kelapa
  • Mengolah nira kelapa menjadi gula merah
  • Mengolah gula merah menjadi gula semut

3. Peserta

  • 5 – 10 orang

4. Waktu

  • 2 hari (bisa disesuaikan)

Info Pendaftaran :

|RumahKelapaIndonesia| Jl. Gedongkuning Selatan 2o2, Yogyakarta |Cp: Mansur Mashuri| Hp: 081328042283| email: mansur_mash@yahoo.com


Mengenal Bentuk Minyak Kelapa

Minyak kelapa yang ada dipasaran saat ini terbagi menjadi 4 kelompok bagian, antara lain :

  1. Minyak kelapa RBD
  2. Minyak kelapa tradisional / kampung
  3. Minyak kelapa murni
  4. Minyak goreng kelapa murni

Apa perbedaan dari keempat bentuk minyak tersebut, berikut kami sertakan masing-masing perbedaanya.

1. Minyak RBD

Minyak ini berasal dari kopra. Kopra biasanya tercemar oleh debu, kotoran, jamur, kuman dan lain sebagainya. Maka untuk membuatnya jadi minyak berkualitas, kopra diproses dengan 3 tahap yaitu Refining/Netralisasi, Bleaching (pemucatan) dan Deodorisasi (mengurangi warna yang tidak sedap). Minyak ini banyak beredar di pasar-pasar dan supermarket.

2. Minyak Kelapa Tradisional / Kampung

Minyak Tradisioanal/kampung adalah yang paling umum ditemui di masyarakat. Aroma baunya harum, sementara blondo (sisa minyak) digunakan sebagai bumbu masak. Minyak ini diproses dengan cara perasan santan dipanaskan dengan api sedang sampai keluar minyaknya dan terpisah dengan blondonya (ampas). Kelemahan minyak ini adalah tidak tahan lama atau cepat tengik.

3. Minyak Kelapa Murni

Minyak ini diperoleh dari santan dengan tanpa pemanasan, minyak ini terkenal dengan VCO (Virgin Coconut Oil). Khasiat dari minyak ini adalah mampu sebagai obat. Penggunaanya sangat kecil dibandingkan untuk konsumsi. Aroma minyak ini sangat kuat jika digunakan untuk langsung menggoreng dan asapnya sangat banyak, sehingga kadang sangat menggangu udara. Karakteristik minyak ini kurang disukai oleh Ibu-ibu untuk menggoreng atas dasar alasan diatas.

4. Minyak Goreng Kelapa Murni

Kelemahan yang ada pada minyak VCO untuk menggoreng, kami yang ada di Kawasan Industri minyak Kelapa Galur Kulonprogo telah menyempurnakan VCO layak menjadi minyak goreng kelapa premium. Artinya minyak ini mampu  bersaing dengan minyak RBD dalam hal kualitas ketahanan minyak, yaitu dapat tahan 2-3 tahun, lebih unggul dari minyak tradisioanal dan lebih sempurna dari minyak VCO jika digunakan untuk minyak goreng.  Istilah yang kami kembangkan untuk jenis minyak ini adalah Refined VCO.

Minyak ini kami kira lebih unggul dari RBD, karena terhindar dari proses bleacing dan deodorisasi yang menggunakan bahan kimia tambahan. Minyak ini berkarakter bening sejak awal pembuatan. Asap dan baunya sudah jauh berkurang saat penggorengan.

Model pembuatan minyak RVCO sangat mudah, tidak memerlukan alat-alat selayak pabrik RBD. dapat diproses secara home industri, dan cocok untuk mengembangkan perekonomian pedesaan. Model ini telah kami kembangkan sejak 2006 di Kawasan Industri Minyak Kelapa Kulonprogo dan telah mendapatkan Standar SNI.

Kami membuka kesempatan kepada para pengambil kebijakan di dinas-dinas terkait seperti Departemen/Dinas Pertanian, Perkebunan, Perindustrian, serta para pengusaha yang ingin mengembangkan minyak goreng model kami, untuk ikut pelatihan dan kami siap memberikan konsultasinya.

Info Pelatihan dan Konsultansi Pembuatan Minyak Goreng Kelapa Premium atau Refining Virgin Coconut Oil dapat menghubung : Mansur Mashuri, ST (081328042283)

Dari Jogja Untuk Indonesia (Mengolah Minyak Goreng Kelapa Premium)

Djogja terkenal sebagai gudangnya pemikir, termasuk pemikir yang berusaha memecahkan persoalan bangsa khususnya di bidang kelapa. Telah lahir dari kota ini, pendekar pemikir kelapa seperti untuk produk VCO, asap cair. Hingga kini, produk-produk tersebut dapat terapresiasi secara nasioanl untuk dapat dikembangkan.

Proses kreatif tidak berhenti di VCO dan asap cair, Kawasan industri minyak kelapa Kulonprogo Yogyakarta telah mengembangkan sistem pembuatan minyak goreng kelapa premium yang mudah dan murah. Namun hasil minyak sudah standar SNI.

Di lokasi ini, terdapat micro lab juga pengolahan minyak goreng kelapa yang dapat diadopsi bagi para pengusaha atau para pemerintah daerah yang memiliki kebijakan pengembangan kelapa khususnya mengembangkan minyak goreng kelapa premium.

Kelompok Swadaya Masyarakat ini, sudah mampu menghidupi dirinya sendiri dengan mengolah produk olahan kelapa menjadi produk yang dapat diunggulkan. antara lain, VCO, Asap cair juga minyak goreng kelapa.

Kami bersama Kelompok Swadaya Masyarakat di kawasan industri minyak kelapa siap memberikan pendampingan berupa pelatihan dan konsultasi pengembangan produk kelapa menjadi minyak goreng kelapa premium bagi Dinas-dinas terkait/pemda ataupun para calon pengusaha.

Info Pelatihan dapat menghubungi : Mansur Mashuri, ST Contact Person (081328042283)

Kami akan antar anda ke gerbang pemberdayaan masyarakat untuk kesejahteraan bersama“.