Membuat Minyak Kelapa VCO dengan cara Fermentasi

Mengeluarkan minyak kelapa jenis VCO dari dagingnya selain dengan cara pancing atau metode emulsi, dapat juga dilakukan dengan cara fermentasi.

Cara ini berhasil dikembangkan oleh peneliti LIPI yang dipublikasikan pada juli 2009  dimana dengan bantuan ragi (inokulum) tempe dapat mengeluarkan minyak kelapa. Dengan cara ini menurut mereka dianggap paling sehat dan murah.

Dikutip dari detik.com, “Penemuan ini telah banyak digunakan untuk industri UKM karena biaya proses pengolahannya cukup murah. Minyak kelapa dengan fermentasi ragi tempe ini sudah menjadi public domain siapa pun bisa memakainya,” kata Direktur Pusat Penelitian Kimia Prof. (Ris) Dr. Leonardus Broto Sugeng 

Untuk membuat Minyak kelapa dengan fermentasi ragi tempe ini dibuat cukup mudah. Pertama memilih kelapa tua berumur 10-12 bulan lalu diparut dan diperas hingga menjadi santan.

Santan lalu ditaburi ragi tempe tanpa perlu diaduk. Setelah itu santan yang telah ditaburi ragi tempe diinkubasi sekitar 16 jam dalam suhu kamar.

Setelah proses fermentasi selesai terdapat tiga lapisan terpisah yakni air, minyak kelapa atau VCO dan lapisan solid protein. Kemudian masing-masing bagian dipisahkan secara mudah. Untuk setiap 100-120 liter santan kelapa diperlukan 200 gram ragi tempe yang akhirnya menghasilkan VCO 8-10 liter.

Selamat mencoba…

Selamat…! Provinsi Sulut Berhasil Ekspor Minyak Kelapa

Ditengah tertutupnya Informasi penjualan atau pemasaran Minyak Goreng Kelapa, Harian Republika tanggal 20 Desember 2010 kolom bisnis dan ekonomi mengeluarkan sebuah “Hot News” Provinsi Sulut Ekspor Minyak Kelapa ke Belanda

.

Tak tanggung-tangung nilai ekspor sangat fantastis, senilai 9,78 juta US$ atau sekitar 88,02 Milayar Rupiah, kurs 1US$ = Rp 9000. Nilai Ekspor tersebut untuk penjualan minyak kasar atau Crude Coconut Oil (CCO) sebanyak 7.475.300 kg, Luar Biasa.

Baca lebih lanjut

Manfaat Virgin Coconut Oil

Virgin Coconut Oil (VCO) atau Minyak kelapa Ajaib memiliki banyak khasiat penyembuhan penyakit, khasiat-khasiatnya antara lain :

  1. Mematikan berbagai virus yang menyebabkan mononucleosis, influenza, hepatitis C, cacar air, herpes dan penyakit-penyakit lainnya.
  2. Mematikan berbagai bakteri penyebab pneumonia, sakit telinga, infeksi tenggorokan, gigi berlubang, keracunan makanan, infeksi saluran kencing, meningitis, gonorrhea, luka gangren dan masih sangat banyak lainnya
  3. Mematikan jamur dan ragi yang menyebabkan candida, jock itch, kadas, athletes foot, ruam karena keringat dan popok dan infeksi lainnya.
  4. Melumpuhkan dan mematikan cacing pita, lice, giardia dan parasit lainnya.
  5. Menyediakan sumber nutrisi dan energi cepat.
  6. Meningkatkan energi dan stamina yang memperbaiki fisik dan penampilan atlit.
  7. Memperbaiki pencernaan dan penyerapan vitamin-vitamin dan asam amino yang larut dalam lemak.
  8. Memperbaiki sekresi insulin dan pendayagunaan glukosa darah.
  9. Meredakan stres pada pankreas dan sistem-sistem enzim tubuh.
  10. Membantu meredakan gejala-gejala dan mengurangi resiko kesehatan yang dihubungkan dengan diabetes.
  11. Mengurangi gangguan yang dikaitkan dengan gejala kesulitan pencernaan dan cystic fibrosis.
  12. Memperbaiki penyerapan kalsium dan magnesium serta mendukung perkembangan tulang dan gigi yang kuat.
  13. Membantu melindungi diri terhadap serangan penyakit osteoporosis.
  14. Membantu meredakan gejala sakit saluran kandung kemih.
  15. Meredakan gejala yang dihubungkan dengan Chron’s disease, ulcerative colitis dan bisul perut.
  16. Mengurangi peradangan kronis.
  17. Mendukung penyembuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
  18. Mendukung dan membantu fungsi kekebalan tubuh.
  19. Membantu melindungi tubuh dari kanker payudara, kanker colon dan kanker lainnya.
  20. Baik buat jantung; tidak meningkatkan cholesterol darah atau kelengketan platelet.
  21. Membantu mencegah sakit jantung, atherosclerosis dan stroke.
  22. Membantu mencegah tekanan darah tinggi.
  23. Membantu mencegah sakit periodental dan kerusakan gigi.
  24. Berfungsi sebagai antioksidan pelindung.
  25. Membantu melindungi tubuh dari radikal bebas berbahaya yang meningkatkan penuaan dini dan penyakit degeneratif.
  26. Memperbaiki pendayagunaan asam lemak essensial dan melindunginya dari oksidasi.
  27. Meredakan gejala kelelahan kronis.
  28. Meredakan gejala benign prostatic hyperplasia (pembesaran prostat).
  29. Mengurangi tekanan epileptis.
  30. Melindungi tubuh dari penyakit ginjal dan infeksi kandung kemih.
  31. Membantu mencegah sakit liver.
  32. Kandungan kalori lebih rendah dari lemak lain sehingga efek penggunaan maksimal untuk pengobatan jauh lebih baik.
  33. Mendukung fungsi thyroid.
  34. Meningkatkan aktifitas metabolik sehingga memberikan efek penurunan berat badan yang alamiah dan stabil (mencegah kegemukan).
  35. Mencegah infeksi topical bila dioleskan (melalui kulit).
  36. Mengurangi gejala psoriasis, eksim dan dermatitis.
  37. Mendukung keseimbangan kimiawi kulit secara alami
  38. Melembutkan kulit dan mengencangkan kulit dan lapisan lemak di bawahnya.
  39. Mencegah keriput, kulit kendor dan bercak-bercak penuaan.
  40. Memberikan penampilan rambut yang sehat dan tidak kering.
  41. Mencegah kerusakan yang ditimbulkan radiasi sinar ultra violet pada kulit.
  42. Mengendalikan ketombe.
  43. Membantu memberikan vitalitas dan terasa lebih muda.
  44. Menolak oksidasi sehingga memberikan perlindungan terhadap oksidasi berlebihan.
  45. Virgin coconut oil Pada suhu tinggi tidak membentuk zat yang berbahaya seperti pada vegetable oil lainnya.
  46. Tidak memiliki efek samping yang berbahaya bila dikonsumsi.
  47. Tidak beracun untuk dikonsumsi

Khasiat-khasiat ini bukan hanya sembarang tulis, tetapi memang sudah banyak yang membuktikan. Bukan hanya obat-obat dari kimiawi (dokter) saja yang memiliki efek penyembuh, tetapi alternatif lain dari alam yang organik dapat menjadi penyembuh. Semua ciptaan Tuhan dapat menjadi perantara dalam proses penyembuhan. Tidak ada yang mutlak. Virgin Coconut Oil adalah bisa menjadi salah satunya.

  • Mematikan berbagai virus yang menyebabkan mononucleosis, influenza, hepatitis C, cacar air, herpes dan penyakit-penyakit lainnya.
  • Mematikan berbagai bakteri penyebab pneumonia, sakit telinga, infeksi tenggorokan, gigi berlubang, keracunan makanan, infeksi saluran kencing, meningitis, gonorrhea, luka gangren dan masih sangat banyak lainnya
  • Mematikan jamur dan ragi yang menyebabkan candida, jock itch, kadas, athletes foot, ruam karena keringat dan popok dan infeksi lainnya.
  • Melumpuhkan dan mematikan cacing pita, lice, giardia dan parasit lainnya.
  • Menyediakan sumber nutrisi dan energi cepat.
  • Meningkatkan energi dan stamina yang memperbaiki fisik dan penampilan atlit.
  • Memperbaiki pencernaan dan penyerapan vitamin-vitamin dan asam amino yang larut dalam lemak.
  • Memperbaiki sekresi insulin dan pendayagunaan glukosa darah.
  • Meredakan stres pada pankreas dan sistem-sistem enzim tubuh.
  • Membantu meredakan gejala-gejala dan mengurangi resiko kesehatan yang dihubungkan dengan diabetes.
  • Mengurangi gangguan yang dikaitkan dengan gejala kesulitan pencernaan dan cystic fibrosis.
  • Memperbaiki penyerapan kalsium dan magnesium serta mendukung perkembangan tulang dan gigi yang kuat.
  • Membantu melindungi diri terhadap serangan penyakit osteoporosis.
  • Membantu meredakan gejala sakit saluran kandung kemih.
  • Meredakan gejala yang dihubungkan dengan Chron’s disease, ulcerative colitis dan bisul perut.
  • Mengurangi peradangan kronis.
  • Mendukung penyembuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
  • Mendukung dan membantu fungsi kekebalan tubuh.
  • Membantu melindungi tubuh dari kanker payudara, kanker colon dan kanker lainnya.
  • Baik buat jantung; tidak meningkatkan cholesterol darah atau kelengketan platelet.
  • Membantu mencegah sakit jantung, atherosclerosis dan stroke.
  • Membantu mencegah tekanan darah tinggi.
  • Membantu mencegah sakit periodental dan kerusakan gigi.
  • Berfungsi sebagai antioksidan pelindung.
  • Membantu melindungi tubuh dari radikal bebas berbahaya yang meningkatkan penuaan dini dan penyakit degeneratif.
  • Memperbaiki pendayagunaan asam lemak essensial dan melindunginya dari oksidasi.
  • Meredakan gejala kelelahan kronis.
  • Meredakan gejala benign prostatic hyperplasia (pembesaran prostat).
  • Mengurangi tekanan epileptis.
  • Melindungi tubuh dari penyakit ginjal dan infeksi kandung kemih.
  • Membantu mencegah sakit liver.
  • Kandungan kalori lebih rendah dari lemak lain sehingga efek penggunaan maksimal untuk pengobatan jauh lebih baik.
  • Mendukung fungsi thyroid.
  • Meningkatkan aktifitas metabolik sehingga memberikan efek penurunan berat badan yang alamiah dan stabil (mencegah kegemukan).
  • Mencegah infeksi topical bila dioleskan (melalui kulit).
  • Mengurangi gejala psoriasis, eksim dan dermatitis.
  • Mendukung keseimbangan kimiawi kulit secara alami.
Minyak VCO mencegah penyakit akibat radikal bebas
Ingin awet muda dan segar ? Minum Minyak Kelapa Murni
Minyak VCO, obat bibir pecah-pecah
Minyak VCO, memutihkan gigi
Minyak kelapa dara, mengatasi kebotakan dan menumbuhkan rambut
Minyak VCO, baik untuk ibu hamil dan menyusui
Lawan kanker dengan minyak VCO (minyak kelapa dara)
Penggunaan minyak VCO untuk bayi dan anak
Stop wasir / ambeien dengan VCO
  • Melembutkan kulit dan mengencangkan kulit dan lapisan lemak di bawahnya.
  • Mencegah keriput, kulit kendor dan bercak-bercak penuaan.
  • Memberikan penampilan rambut yang sehat dan tidak kering.
  • Mencegah kerusakan yang ditimbulkan radiasi sinar ultra violet pada kulit.
  • Mengendalikan ketombe.
  • Membantu memberikan vitalitas dan terasa lebih muda.
  • Menolak oksidasi sehingga memberikan perlindungan terhadap oksidasi berlebihan.
  • Virgin coconut oil Pada suhu tinggi tidak membentuk zat yang berbahaya seperti pada vegetable oil lainnya.
  • Tidak memiliki efek samping yang berbahaya bila dikonsumsi.
  • Tidak beracun untuk dikonsumsi.

Saatnya Petani Kopra SEJAHTERA…!

Bukan kabar burung, tetapi ini adalah kabar benar-benar terjadi, bahwa petani kopra selama ini masih jauh dari sejahtera. Setiap hari mereka memproduksi kopra, hanya untuk melunasi hutang-hutangnya.

Lho kok bisa…? Mana mungkin mereka setiap hari produksi kopra, berkeringat, susah payah, tetapi penghasilan kopra mereka hanya cukup untuk menutupi sebagian hutang-hutangnya.

Menurut salah satu sumber dari salah seorang Anggota DPRD II di Maluku Utara bapak Abdurahman, dia mengatakan “Siklus Petani kopra ya memang demikian, mereka menjual kopra, mereka dapat uang, mereka bayar hutang, Habis uang. Mereka hutang lagi, hutang lagi, dan mereka bayar dengan kopra. Begitu memang siklusnya”.

Uang yang diperoleh oleh petani kopra memang tidak mencukupi untuk dapat hidup layak, untuk menyekolahkan anak-anaknya, untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang maksimal. Mereka selalu terjerat oleh Kopra yang dihargai SANGAT RENDAH.

Ya, memang mana mungkin mereka dapat hidup layak, ketika penjualan kopra hanya cukup untuk melunasi hutang-hutangnya. Sangat tragis.

Yang jadi pemikiran sekarang adalah, bagaimana caranya agar bisa meningkatkan posisi tawar petani terhadap para tengkulak.

Selama ini petani belum ada alternatif lain untuk mengolah daging kelapa selain menjadi kopra, padahal Kopra inilah selama ini yang menjadi andalan penghidupan mereka sekaligus “menyengsarakan kondisi mereka”.

Jika dicari akar masalah, sebenarnya pemrosesan daging kelapa menjadi kopralah yang menjadi titik pangkal petani tidak sejahtera.Kenapa…?

Ada beberapa jawaban tentang pertanyaan tadi. Kopra yang dihasilkan oleh petani, biasanya telah melewati pengeringan kadar air. caranya bisa melalui penjemuran, pengasapan atau pengovenan. Waktu yang dibutuhkan untuk menghilangkan kadar tersebut membutuhkan waktu 3-7 hari. proses yang panjang dan membutuhkan energi yang besar.

Kemudian, kopra yang dihasilkan dengan cara penjemuran atau pengasapan, akan diperoleh warna yang kuning kecoklatan.Dan ketika dipress, minyak yang keluar akan berwarna kecoklatan, kotor dan bau.

Nah, sebetulnya disinilah pokok pangkal permasalahan. Minyak hasil kopra, untuk dapat menjadi minyak goreng yang layak dipasaran, maka harus dilakukan proses pemurnian. Cara yang umum adalah menggunakan sistim RBD (refining, Bleaching dan Deodorization atau pemurnian, pemucatan dan penghilangan bau). Ongkos produksi dengan cara RBD sangat tinggi, juga teknologinya tidak bisa dilakukan oleh skala UMKM.

Ongkos produksi yang tinggi pada proses RBD inilah yang menjadi penyebab perusahaan selalu menekan petani kopra untuk menjualnya dengan harga murah.

Sekarang, dengan ketemunya pokok persolan tersebut, maka harus dicari alternatif pemecahan masalah yang lebih berpihak kepada petani kopra tesebut. Solusi yang harus diketemukan  antara lain bagaimana caranya agar petani memiliki alternatif mengolah daging kelapa selain kopra, kemudian bagaimana caranya agar petani dapat menghasilkan minyak mentah sebagai bahan baku Minyak Goreng Kelapa (MGK) yang tentunya dengan penawaran harga yang kompetitif.

Jika proses ini bisa terlalui, maka sebenarnya inilah jawaban dari dari pertanyaan untuk memberdayakan petani kelapa.

Ada beberapa keutamaan jika petani mampu mengolah minyak mentah dari daging kelapa antara lain,

  1. tumbuhnya budaya produksi di masyarakat petani kelapa
  2. adanya posisi tawar yang kuat kepada produsen MGK untuk membeli minyak mentah kelapa bukan kopra dengan harga yang adil.
  3. baik petani maupun pabrikan MGK akan diuntungkan dengan ringkasnya proses transportasi yang pasti akan memangkas volume dibanding dengan kopra
  4. pabrikan MGK akan lebih mudah mengolah MGK dari minyak mentah daripada kopra, sehingga biaya produksi dapat ditekan. apalagi jika bahan minyak mentahnya berupa minyak yang bening, pasti pabrikan MGK tidak akan susah-susah dalam memurnikan prosesnya.

Saat ini sebenarnya sudah ada cara pengambilan minyak mentah dari daging kelapa yang memiliki kualitas bagus, bening warnanya, hampir seperti air, rendah nilai FFA nya, sehingga memudahkan pemrosesn menjadi MGK.

Dulu VCO atau virgin coconut oil sempat BOOMING, dimana-mana dikembangkan VCO, minyak ini sangat bagus, dan masuk ke dalam kriteria tadi, namun sayang, dengan perjalanan minyak ini mental dipasaran. Tidak laku. Produksi tidak seimbang dengan kebutuhan. Akhirnya minyak ini pun tidak terjual. Petani Kapok produksi lagi. Mati sudah impian petani kelapa tersebut.

Nah, jika cara-cara yang telah dilakukan terdahulu dimana petani mampu mengolah dengan cara VCO kemudian dikonversi menjadi minyak goreng kelapa inilah, yang menurut hemat saya akan menjadi jawaban dari persoalan diatas. Petani bisa menjual VCO curah ke pabrik, atau bahkan memproduksinya sendiri menjadi MGK yang berkualitas untuk dipasarkan sendiri.

Dengan cara ini, saya berkeyakinan pelan-pelan petani kelapa akan menemukan iramanya sendiri untuk meningkatkan taraf hidup mereka yang tidak lagi bergantung kepada kopra.

Kebetulan tentang contoh nyata dari proses ini sudah dikembangkan di Kawasan Industri Minyak Kelapa Yogyakarta, yang mampu mensinergikan pemrosesan minyak mentah yang bagus kemudian dioalah menjadi MGK yang berkualias super.

Kemudian, untuk petani kopra yang berada didaerah-daerah luar jawa, menjadi kewajiban siapakah yang bertanggung jawab untuk memecahkan persoalan petani yang masih mengolah kopra.

Saya kira seluruh stakeholder pemegang kebijakan yang menyangkut petani kopra wajib bertanggung jawab. Pemerintah yang bertugas memberikan pembimbingan dan arahan, kemudian para pakar yang memberikan solusi praktis terhadap masalah ini, pasti secara perlahan-lahan, masalah kesejahteraan petani kopra akan teratasi dan memang sudah saatnya petani kopra sejahtera.

oleh : Mansur Mashuri, ST*

* Praktisi Kelapa, tinggal di Yogyakarta

Info Pelatihan dan Konsultasi , Hub di No: 081328042283

Sepuluh Alasan Minyak Goreng Kelapa Refining VCO Lebih Unggul

Minyak goreng kelapa VCO atau Refining VCO atau minyak goreng kelapa premium, saatnya dikembangkan di beberapa daerah khususnya daerah penghasil kelapa, untuk mendongkrak nilai perekonomian masyarakat dan meningkatkan nilai keekonomian kelapa. Ada 10 alasan yang menjadi dasar minyak goreng VCO harus segera dikembangkan, antara lain

  1. Bahan dasar dari minyak murni (VCO) lebih bersih, wangi dan terhindar dari jamur
  2. Tidak ada tambahan bahan kimia lain selain NaOH yang berfungsi sebagai pengikat FFA menjadi gliserol / sabun
  3. Minyak tidak cepat tengik  atau tahan lama bisa mencapai 2-3 tahun
  4. Proses mudah bisa dikerjakan oleh masyarakat biasa
  5. Biaya proses murah
  6. Menjadi alternative pengolahan pasca VCO yang tidak terserap pasar
  7. Cocok diterapkan untuk model pengembangan ekonomi di pedesaan
  8. Kualitas minyak goreng standar SNI
  9. Serapan pasar terjamin.
  10. Mendidik masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan banyak mengkonsumsi minyak goreng kelapa

Bisnis kelapa akan terasa manis hasilnya, jika dilakukan secara smart dengan mengembangkan produk-produk unggulan yang antara lain minyak goreng kelapa premium atau Refining VCO.

Duplikasi model pengembangan minyak goreng kelapa ini dapat diperoleh melalui pelatihan di Kawasan Industri Minyak Kulonprogo Yogyakarta. Terbuka untuk kantor dinas-dinas terkait yang akan mengembangkan kelapa. juga untuk para pengusaha yang tertarik untuk menggeluti bidang ini.

Informasi Pelatihan dan Konsultansi : Mansur Mashuri, ST (081328042283), kami siap membantu anda berapapun dananya.